Akurat

Niat Puasa Sunah Syawal: Menyambut Berkah dan Pahala Lebih

Fajar Rizky Ramadhan | 22 April 2024, 06:00 WIB
Niat Puasa Sunah Syawal: Menyambut Berkah dan Pahala Lebih

AKURAT.CO Puasa Sunah Syawal adalah salah satu amalan sunah yang dianjurkan bagi umat Islam setelah selesai menjalani ibadah puasa wajib Ramadan.

Puasa ini dilakukan pada bulan Syawal, yang merupakan bulan ke-10 dalam penanggalan Hijriyah setelah bulan Ramadan.

Meskipun bukan termasuk dalam puasa wajib, puasa Sunah Syawal memiliki banyak keutamaan dan keberkahan yang patut untuk dipahami.

Baca Juga: 5 Manfaat Menjalankan Puasa Syawal bagi Kesehatan Tubuh

Keutamaan Puasa Sunah Syawal

  1. Mengikuti Sunah Rasulullah SAW: Puasa Sunah Syawal merupakan salah satu sunah yang diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Abu Ayyub Al-Anshari meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, "Barangsiapa berpuasa Ramadan kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka itu seperti puasa tahun semuanya."

  2. Penghapus Dosa: Puasa Sunah Syawal memiliki keutamaan sebagai penghapus dosa-dosa kecil yang dilakukan sejak Ramadan sebelumnya. Dengan menjalankan puasa ini, umat Islam memiliki kesempatan untuk membersihkan diri dari dosa-dosa yang telah terkumpul.

  3. Pahala yang Besar: Puasa Sunah Syawal memberikan pahala yang besar kepada pelakunya. Meskipun jumlah hari puasanya hanya enam hari, pahalanya setara dengan berpuasa selama satu tahun penuh.

Niat Puasa Sunah Syawal

Niat puasa Sunah Syawal sama seperti niat puasa pada umumnya, yakni dengan niat dalam hati untuk menjalankan ibadah tersebut. Niat puasa Sunah Syawal bisa diucapkan dengan kata-kata sebagai berikut:

"أُصُوْمُ سُوْمَ سِتَّةِ أَيَّامٍ مِنْ شَوَّالٍ مِنْ قَبْلِ الْفَجْرِ رَغْمَ اْلإحْدَادِ لِلَّهِ تَعَالَى"

Artinya:

"Saya niat berpuasa sunah enam hari di bulan Syawal sebelum terbit fajar, karena Allah Ta'ala."

Baca Juga: Bolehkah Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Qadha Ramadhan?

Kapan Harus Menjalankan Puasa Sunah Syawal?

Puasa Sunah Syawal disarankan untuk dilakukan segera setelah selesai menjalankan puasa Ramadan. Namun, tidak ada larangan untuk menjalankannya di awal bulan Syawal atau beberapa hari setelahnya.

Dengan menjalankan puasa Sunah Syawal, umat Islam dapat memperoleh banyak keutamaan dan pahala.

Namun, yang lebih penting dari itu semua adalah keikhlasan dalam menjalankan ibadah ini sebagai bentuk taat kepada Allah SWT.

Semoga puasa Sunah Syawal menjadi amal yang diterima di sisi-Nya dan memberikan manfaat yang besar bagi kita semua.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.