Akurat

Orang Tidur Tetap Bisa Dapat Malam Lailatul Qadar, Ini Syaratnya

Fajar Rizky Ramadhan | 3 April 2024, 11:30 WIB
Orang Tidur Tetap Bisa Dapat Malam Lailatul Qadar, Ini Syaratnya

AKURAT.CO Malam Lailatul Qadar selalu dinanti setiap umat Islam. Mereka memperbanyak ibadah di masjid maupun musholla. Namun, tahukah Anda bahwa orang tidur tetap bisa dapat malam Lailatul Qadar?

Pernyataan bahwa orang tidur tetap bisa dapat malam Lailatul Qadar dengan syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi. Artinya, tidak semua orang tidur bisa mendapatkan.

Menukil Rumaysho, Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitab Lathaiful Ma’arif menerangkan bahwa orang tidur tetap bisa dapat malam Lailatul Qadar dengan kondisi hatinya tidak lalai dalam zikir.

Baca Juga: Doa Lailatul Qadar untuk Malam 23 Ramadhan

Juwaibir pernah mengatakan bahwa dia pernah bertanya pada Adh-Dhahak, “Bagaimana pendapatmu dengan wanita nifas, haidh, musafir, dan orang yang tidur (namun hatinya tidak lalai dalam dzikir), apakah mereka bisa mendapatkan bagian dari lailatul qadar?” Adh-Dhahak pun menjawab, “Iya, mereka tetap bisa mendapatkan bagian. Siapa saja yang Allah terima amalannya, dia akan mendapatkan bagian malam tersebut.” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 341)

Ibnu Rajab rahimahullah menasehatkan, “Wahai saudaraku … Yang terpenting bagaimana membuat amalan itu diterima, bukan kita bergantung pada kerja keras kita. Yang jadi patokan adalah pada baiknya hati, bukan usaha keras badan. Betapa banyak orang yang begadang untuk shalat malam, namun tak mendapatkan rahmat.

Bahkan mungkin orang yang tidur yang mendapatkan rahmat tersebut. Orang yang tertidur hatinya dalam keadaan hidup karena berdzikir kepada Allah. Sedangkan orang yang begadang shalat malam, hatinya yang malah dalam keadaan fajir (berbuat maksiat pada Allah).” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 341).

Baca Juga: Niat Sholat Malam Lailatul Qadar

Kesimpulan paling penting dari penjelasan di atas, malam lailatul qadar tidak disyaratkan iktikaf di masjid atau untuk mendapatkannya dengan beribadah di masjid. Orang yang beribadah di rumah pun masih bisa mendapatkan lailatul qadar. Itulah karunia Allah.

Wallahu A'lam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.