Begini 4 Keutamaan Makan Sahur Beserta Dalilnya

AKURAT.CO Dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan, umat muslim disunnahkan untuk menyantap hidangan sahur sebelum waktu imsak tiba. Sahur dapat menjadi persiapan sebelum memulai ibadah puasa sehari penuh.
Meskipun para ulama telah menyepakati hukum melaksanakan makan sahur adalah Sunnah, makan sahur tetap dianjurkan bagi seluruh umat muslim. Hal ini dikarenakan makan sahur merupakan salah satu perintah Nabi Muhammad SAW serta memiliki berbagai manfaat dan keutamaan yang baik.
Berikut ini merupakan keutamaan-keutamaan makan sahur beserta dalilnya:
1. Santap Sahur Mengandung Keberkahan
Nabi Muhammad SAW telah menganjurkan umat muslim untuk melaksanakan sahur, sebab makan sahur mengandung keberkahan dari Allah SWT. Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari berikut:
Baca Juga: 3 Amalan yang Bisa Didapat Hanya di Bulan Suci Ramadhan
تسحروا فإن في السحور بركة
Artinya: "Makan sahurlah kalian karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah." (HR. Bukhari).
2. Sebagai Pembeda Antara Umat Muslim dengan Kaum Yahudi dan Nasrani
Santap sahur menjadi sebuah pembeda antara puasanya umat muslim dengan puasa yang dilaksanakan oleh kaum Yahudi dan Nasrani. Hal ini sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Amr bin Ash Ra mengenai sabda Nabi Muhammad SAW berikut:
فصل ما بين صيامنا وصيام أهل الكتاب أكلة السحر
Artinya: "Sesungguhnya perbedaan antara puasa kita dan puasa ahli kitab adalah makan sahur." (HR. Muslim).
Imam Nawawi dalam Syarah Muslim telah menjelaskan terkait hadits diatas, yaitu:
معناه الفارق والمميز بين صيامنا وصيامهم السحور فإنهم لا يتسحرون ونحن يستحب لنا السحور
Artinya: "Maknanya, yang menjadi pembeda dan keistimewaan antara puasa kita dan puasa mereka (Yahudi dan Nasrani) adalah sahur. Karena sesungguhnya mereka tidak sahur, sedangkan kita disunahkan untuk sahur" (Syarah Muslim Imam Nawawi, juz 7, halaman 207).
Baca Juga: Apakah Puasa Tanpa Sahur Sah? Simak Jawabannya di Sini!
3. Waktu yang Mustajab untuk Berdoa
Waktu sahur menjadi salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa, sebab merupakan bagian dari sepertiga malam. Waktu tersebut juga menjadi waktu tersebarnya rahmat Allah SWT, sehingga banyak doa yang dikabulkan.
Dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW bersabda:
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
Artinya: "Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Dia berfirman, 'Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.'” (HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 758).
4. Malaikat Bershalawat Untuk Orang yang Sahur
Keutamaan sahur berikut adalah para malaikat Allah SWT akan bershalawat bagi orang-orang yang menyantap sahur sebelum berpuasa. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, yaitu sebagai berikut:
السُّحُورُ أَكْلُهُ بَرَكَةٌ فَلاَ تَدَعُوهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جَرْعَةً مِنْ مَاءٍ فَإِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ
“Makan sahur adalah makan penuh berkah. Janganlah kalian meninggalkannya walau dengan seteguk air karena Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang yang makan sahur.” (HR. Ahmad).
Demikian keutamaan-keutamaan yang terdapat dalam makan sahur. Dapat disimpulkan bahwa makan sahur menjadi salah satu amalan Sunnah di bulan Ramadhan, yang sangat dianjurkan bagi seluruh umat muslim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










