Akurat

Bertaubat Jelang Ramadhan, Begini Tata Cara dan Niat Shalat Taubat

Hadits Abdillah | 29 Februari 2024, 20:08 WIB
Bertaubat Jelang Ramadhan, Begini Tata Cara dan Niat Shalat Taubat

AKURAT.CO Bulan Ramadhan menjadi momentum bagi umat muslim untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. Oleh sebab itu, pada bulan ini dianjurkan untuk senantiasa memperbanyak ibadah serta melaksanakan amalan-amalan sunnah lainnya.

Agar dapat beribadah dengan baik di bulan suci Ramadhan, seorang muslim terlebih dahulu harus mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelum datangnya bulan yang penuh berkah itu. Salah satu cara untuk mempersiapkan diri jelang Ramadhan adalah dengan banyak bertaubat kepada Allah SWT.

Dalam kitab berjudul Minhazul Abidin, Imam Al-Ghazali mengatakan bahwa perbuatan dosa yang dilakukan terus menerus dapat membuat keadaan hati manusia menjadi gelap, keras, dan terbelenggu. Keadaan tersebut dapat membuat seseorang sulit beribadah hingga kehilangan nikmat dari ketaatan yang dikerjakan.

Baca Juga: Catat Nih untuk Sambut Ramadhan, Cara Meningkatkan Keimanan pada Bulan Puasa

Maka bertaubat menjadi suatu hal yang penting sebelum memasuki bulan Ramadhan. Bertaubat dapat dilakukan dengan melaksanakan shalat taubat serta memohon ampunan dari Allah SWT.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Nabi Muhammad SAW bersabda:

مَا مِنْ رَجُلٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا ثُمَّ يَقُومُ فَيَتَطَهَّرُ، ثُمَّ يُصَلِّي ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ إِلَّا غَفَرَ لَهُ

Artinya: “Tidaklah seseorang berbuat dosa lalu ia beranjak bersuci, melakukan shalat kemudian beristighfar meminta ampun kepada Allah kecuali Allah mengampuninya.”

Sejalan dengan hadits di atas, Syekh Nawawi Banten dalam kitab berjudul Nihyatuz Zain menuturkan bahwa shalat taubat merupakan shalat dua rakaat yang dilaksanakan sebelum bertaubat dengan niat shalat sunnah taubat.

Adapun tata cara dari shalat taubat tidak berbeda dengan shalat pada umumnya. Shalat sunnah ini dimulai dengan membaca niat sebagai berikut:

Baca Juga: Kapan Al-Quran Diturunkan ke Muka Bumi? Begini Jawabannya serta Dalilnya

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatat taubati rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'ala

Artinya: “Saya niat shalat sunnah taubat dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala”

Setelah membaca niat, dilanjutkan dengan takbiratul ihram, membaca doa iftitah, membaca surat Al-Fatihah, hingga diakhiri dengan salam. Baru setelah melaksanakan shalat dua rakaat, dilanjutkan dengan beristighfar sebanyak-banyaknya serta memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala bentuk dosa yang telah diperbuat.

Selain itu, terdapat juga doa yang dapat dibaca setelah shalat taubat, yakni sebagai berikut:

اللّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لآاِلهَ اِلَّااَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَناَ عَبْدُكَ وَأَناَ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ من شَرِّمَاصَنَعْتَ. اَبُوْءُلَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَي وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لاَيَغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلاَّ اَنْتَ

Artinya: “Wahai Tuhan, Engkau adalah Tuhanku, tiada yang patut disembah melainkan hanya Engkau, Engkaulah yang menjadikan aku dan aku adalah hamba-Mu, dan aku dalam ketentuan dan janji-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku dan aku mengakui dosaku, karena itulah ampunilah aku, sebab tidak ada yang dapat memberi ampunan melainkan Engkau wahai Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku perbuat.”

Demikian penjelasan mengenai shalat taubat. Bertaubat menjadi salah satu hal penting yang hendaknya dilakukan umat muslim sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Sebab dengan bertaubat, seseorang dapat lebih ringan dalam menjalankan ibadah di bulan suci mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Lufaefi
Editor
Lufaefi