Akurat

5 Negara yang Memperingati Malam Nisfu Sya'ban, Tradisi Malam Nisfu Sya'ban di Beberapa Negara di Dunia

Lufaefi | 24 Februari 2024, 10:10 WIB
5 Negara yang Memperingati Malam Nisfu Sya'ban, Tradisi Malam Nisfu Sya'ban di Beberapa Negara di Dunia

AKURAT.CO Ada banyak negara yang memperingati malam Nisfu Sya'ban selain negara Indonesia. Sebab, malam tersebut merupakan malam yang istimewa.

Malam Nisfu Sya'ban, atau juga dikenal sebagai malam pertengahan bulan Sya'ban, merupakan salah satu malam yang memiliki makna penting dalam agama Islam.

Di beberapa negara di dunia, malam ini diperingati dengan berbagai tradisi dan ibadah yang khas. Mari kita lihat bagaimana beberapa negara merayakan malam Nisfu Sya'ban:

Baca Juga: Alasan Malam Nisfu Sya'ban Tidak Dirahasiakan seperti Malam Lailatul Qadar

1. Indonesia

Di Indonesia, malam Nisfu Sya'ban umumnya diperingati dengan shalat malam, dzikir, dan membaca Al-Qur'an di masjid-masjid. Masyarakat muslim juga mengisi malam ini dengan berdoa memohon ampunan, keberkahan, dan keselamatan.

2. Turki

Di Turki, malam Nisfu Sya'ban disebut sebagai "Berat Kandili". Malam ini dianggap sebagai malam di mana takdir seseorang untuk tahun mendatang ditetapkan oleh Allah. Masyarakat umumnya menghabiskan malam dengan shalat, dzikir, dan membaca doa.

3. Pakistan

Di Pakistan, malam Nisfu Sya'ban juga diperingati dengan shalat malam dan membaca Al-Qur'an. Masjid-masjid dipenuhi oleh jamaah yang beribadah dan berdoa bersama. Selain itu, masyarakat juga memanfaatkan malam ini untuk melakukan amal kebajikan dan bersedekah kepada yang membutuhkan.

4. Mesir

Di Mesir, malam Nisfu Sya'ban dikenal sebagai "Lailat al-Bara'ah". Masyarakat mengisi malam ini dengan shalat malam, dzikir, dan membaca doa. Di beberapa daerah, tradisi makan bersama dengan hidangan khas juga dilakukan untuk mempererat hubungan antarwarga.

Baca Juga: Tata Cara Membaca Yasin Tiga Kali, Salah Satu Amalan di Malam Nisfu Sya’ban

5. Maroko

Di Maroko, malam Nisfu Sya'ban juga diperingati dengan shalat malam dan membaca Al-Qur'an. Selain itu, ada juga tradisi ziarah ke makam-makam para wali atau tokoh agama yang dianggap suci.

Malam Nisfu Sya'ban dijadikan sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan memohon ampunan serta keberkahan dari Allah SWT.

Meskipun tradisi dan cara perayaannya dapat berbeda-beda di setiap negara, tujuannya tetap sama, yaitu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dan memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.