الحديث الأول:
عَنْ أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِيِّ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: "إِنَّ اللَّهَ يَطَّلِعُ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ".
Artinya:
Dari Abu Musa Al-Asy'ari radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah memandang kepada hamba-Nya pada malam Nisfu Sya'ban dan mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik atau orang yang bermusuhan".
الحديث الثاني:
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: "إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا نَهَارَهَا، فَإِنَّ اللَّهَ يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ: هَلْ مِنْ تَائِبٍ فَأَتُوبَ عَلَيْهِ، هَلْ مِنْ مَسْتَغْفِرٍ فَأَغْفِرَ لَهُ، هَلْ مِنْ سَائِلٍ فَأُعْطِيَهُ، هَلْ مِنْ دَاعٍ فَأَسْتَجِيبَ لَهُ، حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ".
Artinya:
Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila telah menjelang malam Nisfu Sya'ban, maka hendaklah kalian melakukan ibadah pada malamnya dan berpuasa pada siangnya. Sesungguhnya Allah menurunkan pada malam itu, ketika matahari telah terbenam hingga ke langit dunia, Allah berfirman: 'Adakah yang bertaubat, maka Aku akan menerima taubatnya? Adakah yang meminta ampunan, maka Aku akan mengampuninya? Adakah yang meminta, maka Aku akan memberinya? Adakah yang memohon, maka Aku akan mengabulkan permohonannya?'. Hal ini terus berlangsung hingga terbit fajar".
الحديث الثالث:
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: "إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَطَّلِعُ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ إِلَى خَلْقِهِ، فَيَغْفِرُ لِلْمُؤْمِنِينَ، وَيُؤَخِّرُ الْكَافِرِينَ، وَلِلْمُشْرِكِينَ فِيهَا مَدَّةً".
Artinya:
Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah Yang Maha Tinggi memandang kepada hamba-Nya pada malam Nisfu Sya'ban, maka Dia mengampuni orang-orang mukmin, menunda orang-orang kafir, dan memberi penundaan kepada orang-orang musyrik".
الحديث الرابع:
عَنْ أَبِي مُسْلِمٍ الْخَوْلَانِيِّ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: "إِنَّ اللَّهَ لَيُغْفَرُ لِأُمَّتِي فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، وَيُعَافُ عَنْهُمْ مِنْ الْمَرَضِ الَّذِي يُصِيبُهُمْ، وَمِنْ الْعَيْنِ الَّتِي تُعَيِّنُهُمْ".
Artinya:
Dari Abu Muslim Al-Khawlani, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah mengampuni umatku pada malam Nisfu Sya'ban, Dia menyembuhkan mereka dari penyakit yang menimpa mereka, dan melindungi mereka dari bala yang menimpa mereka".
الحديث الخامس:
عَنْ أَبِي مُوسَى ال