Doa-doa yang Diamalkan di Bulan Sya'ban, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

AKURAT.CO Saat ini umat Islam telah memasuki bulan Sya'ban atau bulannya Nabi Muhammad SAW, yang bisa diisi dengan berbagai amalan baik.
1 Sya'ban 1445 H dimulai sejak hari Minggu, 11 Februari 2024. Kehadiran bulan Hijriah ini memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk melakukan amalan-amalan yang bermanfaat.
Berikut adalah tiga doa yang bisa diamalkan di bulan Sya'ban. Dengan rajin berdoa, semoga Allah memberkahi dan mengantar umat Islam ke bulan Ramadan.
Doa-doa di bulan Sya'ban
1. Doa memohon keberkahan di bulan Sya'ban
اللهم بارك لنا فى رجب وشعبان وبلغنا رمضان وحصل مقاصدنا برحمتك يا ارحم الراحمين
Allahumma baarik lana fii rojaba wa sya'bana, wa ballighna Romadhona wa hashshil maqoshidana, bi rahmatika ya Arhamar Rohimin.
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban ini, sampaikanlah kami pada bulan ramadhan, dan hasilkanlah maksud-maksud kami, dengan rahmat-Mu wahai Dzat yang Maha Pengasih."
Syekh Ibnu Rajab mengatakan, pada hadits ini terdapat dalil anjuran doa panjang umur hingga waktu-waktu utama (Ramadhan) agar dapat melakukan amal saleh di waktu-waktu tersebut. Pasalnya, tidak bertambah usia orang beriman melainkan bertambah kebaikannya." (Lihat Abdur Rauf Al-Munawi, Faidhul Qadir bi Syarhi Jami‘is Shaghir)
Baca Juga: Puasa Bulan Sya'ban Selalu Dilakukan Nabi Muhammad SAW, Alasannya Kenapa? Jawabannya Bikin Takjub!
2. Doa menyambut bulan Syaban
اللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِاْلأَمْنِ وَاْلإِيْمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَاْلإِسْلاَم رَبِّيْ وَرَبُّكَ اللهُ هِلاَلَ رُشْدٍ وَخَيْرٍ
Allahumma ahlilhu 'alaina bil amni wal imani wassalamati wal islami, Robbi wa RobbukAllahu, hilala rusydin wa khoiir.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah bulan ini kepada kami dalam kondisi aman dan hati kami penuh dengan keimanan, dan jadikanlah pula bulan ini kepada kami dengan kondisi selamat dan hati kami penuh dengan keislaman. Rabbku dan Rabbmu Allah. Bulan petunjuk dan bulan kebaikan." (HR at-Tirmidzi)
3. Doa pada Malam Nisfu Syaban
اللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ ﻋَﻠَﻴْﻚَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الْخَائِفِيْنَ
Allahumma Yaa Dzal manni wala yumannu 'alaika yaa dzal jalaali wal ikraam yaa dzal thauli wal an'aami laa ilaaha illaa anta dhahra lajiina wa jaarol mustajiiriina wama manal khaaifiin.
Artinya: "Ya Allah Tuhanku pemilik nikmat, tiada ada yang bisa memberi nikmat atasMU. Ya Allah pemilik kebesaran dan kemuliaan. Ya Allah Tuhanku pemilik kekayaan dan pemberi nikmat. Tidak ada yang patut disembah hanya Engkau. Engkaulah tempat bersandar. Engkaulah tempat berlindung dan pada Engkau pula tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








