Keutamaan Masjidil Aqsa, Tempat yang Dikunjungi Nabi Muhammad SAW Pada Saat Isra Mi’raj

AKURAT.CO Masjidil Aqsa menjadi salah satu tempat yang dikunjungi Nabi Muhammad SAW pada saat peristiwa isra mi’raj. Kala itu beliau singgah dan melaksanakan shalat dua rakaat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Sidhratul Muntaha.
Bagi umat muslim, Masjidil Aqsa menjadi salah satu tempat suci yang telah diberkahi oleh Allah SWT. Selain itu, masjid ini menjadi masjid kedua yang dibangung di muka bumi setelah Masjidil Haram.
Masjidil Aqsa menjadi salah satu bagian dari Baitul Maqdis, sebuah kota yang secara geografis terletak ke dalam pertengahan wilayah Palestina. Baitul Maqdis menjadi tempat yang disucikan serta keberkahannya berpusat pada Masjidil Aqsa.
Baca Juga: Pentingnya Perilaku Kerja Guru dalam Islam: Memahami dan Mengamalkan Ajaran dengan Dalil-dalilnya
Berikut ini merupakan keutamaan-keutamaan Masjidil Aqsa bagi umat muslim.
1. Tempat yang diberkahi Allah SWT
Masjidil Aqsa telah diabadikan dalam Al-Qur’an, tepatnya pada surat Al-Isra ayat pertama yang berbunyi:
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Artinya: “Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”
Dilansir dari NU Online, ayat di atas menegaskan bahwasanya Masjidil Aqsa beserta daerah-daerah sekitarnya diberkahi oleh Allah SWT. Hal ini dikarenakan Masjidil Aqsa telah menjadi tempat turunnya wahyu kepada para nabi. Oleh sebab itu, Allah menyuburkan tanahnya sehingga Masjidil Aqsa beserta daerah-daerah di sekitarnya menjadi wilayah yang makmur.
Selain itu, Masjidil Aqsa juga menjadi tempat peribadatan serta tempat tinggal para nabi. Yang berarti Masjidil Aqsa pernah dikunjungi oleh para nabi terdahulu sebelum Nabi Muhammad SAW.
2. Kiblat pertama umat muslim
Masjidil Aqsa menjadi kiblat pertama bagi seluruh umat muslim pada saat itu. Pada masa kenabiannya, Nabi Muhammad SAW menjalankan shalat menghadap Masjidil Aqsa selama kurang lebih 17 bulan sebelum akhirnya berpindah ke Ka'bah.
Pemindahan kiblat ini menjadi perintah langsung dari Allah SWT. Hal ini tercatat dalam surat Al-Baqarah ayat ke 143.
وَكَذٰلِكَ جَعَلْنٰكُمْ اُمَّةً وَّسَطًا لِّتَكُوْنُوْا شُهَدَاۤءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُوْنَ الرَّسُوْلُ عَلَيْكُمْ شَهِيْدًاۗ وَمَا جَعَلْنَا الْقِبْلَةَ الَّتِيْ كُنْتَ عَلَيْهَآ اِلَّا لِنَعْلَمَ مَنْ يَّتَّبِعُ الرَّسُوْلَ مِمَّنْ يَّنْقَلِبُ عَلٰى عَقِبَيْهِۗ وَاِنْ كَانَتْ لَكَبِيْرَةً اِلَّا عَلَى الَّذِيْنَ هَدَى اللّٰهُۗ وَمَا كَانَ اللّٰهُ لِيُضِيْعَ اِيْمَانَكُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ
Artinya: “Demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) umat pertengahan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Nabi Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Kami tidak menetapkan kiblat (Baitulmaqdis) yang (dahulu) kamu berkiblat kepadanya, kecuali agar Kami mengetahui (dalam kenyataan) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang. Sesungguhnya (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.”
Menurut ayat di atas, pemindahan kiblat dari Masjidil Aqsa ke Ka’bah merupakan bentuk ujian yang Allah berikan. Allah menguji umat muslim dengan pengalihan kiblat untuk melihat siapa hamba-Nya yang mengikuti perintah Tuhan dan Rasul-Nya.
3. Satu dari tiga masjid yang menjadi tujuan umat muslim
Dalam sebuah hadis Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa Masjidil Aqsa menjadi salah satu yang harus dituju oleh umat muslim saat bepergian. Adapun hadis tersebut adalah sebagai berikut.
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلَّا إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَمَسْجِدِ الرَّسُولِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَسْجِدِ الْأَقْصَى
Artinya: “Dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda : “Tidak boleh bersusah-payah bepergian, kecuali ke tiga masjid, (yaitu) Masjidil Haram, Masjid Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (Masjid Nabawi), dan Masjidil Aqsha” (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Dengan demikian Masjidil Aqsa menjadi salah satu tempat suci bagi umat muslim diseluruh dunia. Masjid ini bahkan menjadi tempat para nabi terdahulu menerima wahyu dari Allah Ta’ala serta menjadi kiblat pertama bagi umat muslim sebelum akhirnya berpindah ke Ka’bah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










