Profil Addin GP Ansor, Ketua Umum Pemuda Ansor yang Melanjutkan Kepemimpinan Yaqut Cholil Qoumas

AKURAT.CO Gerakan Pemuda (GP) Ansor telah memiliki pemimpin baru yang melanjutkan kepemimpinan Yaqut Cholil Qoumas. Ia bernama Addin Jauharuddin. Berikut profil Addin GP Ansor.
Addin Jauharuddin merupakan kader GP Ansor kelahiran Cirebon, Jawa Barat, 14 April 1985. Pada kepengurusan Pimpinan Pusat GP Ansor masa khidmah 2016-2021, ia dipercaya untuk mengemban amanah sebagai bendahara umum.
Sebelum aktif dalam kepengurusan GP Ansor, ia merupakan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Di organisasi itu, Addin bahkan pernah mendapat amanah menjadi Ketua Umum untuk masa khidmah 2011-2013.
Addin juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Ia juga menjadi Sekretaris Komite Industri Manufaktur dan Pengembangan Produk Halal Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).
Baca Juga: Sah! Addin Jauharudin Terpilih Sebagai Ketua Umum PP GP Ansor Periode 2024-2029
Sedangkan di karir profesional, Addin sampai saat ini menjabat sebagai Komisaris Independen PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Sebelumnya dia juga tercatat sebagai Komisaris di beberapa perusahaan BUMN seperti di PT Pos Indonesia sama PT Garam.
Sebelumnya, Kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor Addin Jauharuddin ini terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor periode 2024-2029 secara aklamasi.
Dalam Kongres XVI GP Ansor di KM Kelud yang berlayar dari Tanjung Priok Jakarta menuju Tanjung Emas Semarang, seluruh peserta bersepakat memilih Addin sebagai ketua umum, melanjutkan kepemimpinan sebelumnya, Yaqut Cholil Qoumas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








