Diskriminasi Hanya Karena Beda Pilihan Politik? Berikut Larangannya dalam Islam

AKURAT.CO Dalam pelaksanaan pesta demokrasi memasuki masa kampanye Pilpres 2024, terjadinya perbedaan pilihan politik merupakan hal yang lumrah terjadi. Sayangnya, tanggapan atas hal ini justru menimbulkan sikap negatif seperti perilaku saling diskriminasi antar masyarakat.
Diskriminasi sendiri dapat diartikan sebagai sikap memperlakukan suatu pihak secara tak adil, sebagai upaya untuk menyudutkan pihak tersebut karena memiliki perbedaan kondisi dengan dirinya, seperti ras, suku, agama, golongan ekonomi, dan lain sebagainya.
Berdasarkan pengertian tersebut, maka adanya perbedaan pilihan dalam politik juga dapat menyebabkan terjadinya diskriminasi yang berakibat munculnya berbagai kerugian antar lawan politik, seperti permusuhan, caci maki, serta persaingan tidak sehat lainnya.
Baca Juga: Benarkah Derajat Ibu Lebih Tinggi Dibandingkan Ayah dalam Islam?
Disisi lain, Islam memberikan pandangan berbeda terhadap cara menyikapi perbedaan antar umat manusia. Sebagaimana hal ini dijelaskan dalam Al-Quran surat Al-Hujurat ayat 13, sebagai berikut:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْاۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ ١٣
Artinya: “Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti.” (QS. Al-Hujurat: 13).
Dilansir dari NU Online, perbedaan antar umat manusia dalam Islam dipandang sebagai suatu ketetapan dan anugerah dari Allah SWT kepada manusia. Dalam hal ini, makna dari perbedaan tak lain untuk menciptakan kesatuan umat manusia yang kelak berupaya untuk saling mengenal.
Bersamaan dengan penjelasan atas keistimewaan suatu perbedaan, Allah SWT juga memerintahkan umatNya untuk tidak menjadikan hal tersebut sebagai celah untuk merendahkan orang lain. Sebagaimana dijelaskan dalam surat Al-Hujurat ayat 11, berikut:
Baca Juga: Judi Online Masih Marak di Kalangan Masyarakat, Berikut Penjelasan Haramnya Perjudian dalam Islam
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاۤءٌ مِّنْ نِّسَاۤءٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّۚ وَلَا تَلْمِزُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوْا بِالْاَلْقَابِۗ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِيْمَانِۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ ١١
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan itu) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok itu) lebih baik daripada perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) fasik setelah beriman. Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim.” (QS. Al-Hujurat: 11).
Beriringannya penjelasan mengenai keragaman umat manusia, serta larangan mengolok-olok orang lain, dalam surat Al-Hujurat tersebut menjadi tanda bahwa perbedaan memang kerap menjadi polemik yang tidak selalu mampu diterima setiap orang.
Meski begitu, larangan untuk saling mendiskriminasi dalam perbedaan pilihan politik tetap tidak dibenarkan, meski dilakukan sebagai upaya untuk meraih dukungan dan suara, sehingga kompetisi dalam politik dapat dijalankan secara sehat dan tidak saling merugikan.
Perbedaan pilihan politik sudah sepatutnya menjadi hak bagi setiap masyarakat yang harus dihormati apapun alasannya. Artinya setiap orang dapat berdiri dengan pilihannya sendiri tanpa kewenangan untuk memaksakannya kepada orang lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








