Akurat

5 Kesulitan Nabi Muhammad SAW Dan Cara Menghadapinya, Patut Jadi Teladan Di Bulan Maulid

Thony H | 29 September 2023, 11:50 WIB
5 Kesulitan Nabi Muhammad SAW Dan Cara Menghadapinya, Patut Jadi Teladan Di Bulan Maulid

AKURAT.CO, Nabi Muhammad SAW adalah manusia pilihan. Beliau memiliki keistimewaan yang sangat luar biasa. Beliau tidak memiliki dosa dan kesalahan secuil pun. Meskipun demikian, beliau tidak luput dengan kesulitan hidup.

Nabi Muhammad SAW menghadapi berbagai kesulitan selama hidupnya, dan ia mengatasi mereka dengan sabar, ketabahan, dan bimbingan Allah. Beberapa kisah kesulitan yang dihadapi Nabi Muhammad SAW dan cara menghadapinya antara lain:

1. Periode Tahun-Tahun Awal:

Nabi Muhammad SAW dan para pengikutnya menghadapi penyiksaan fisik dan emosional dari penduduk Mekah yang tidak suka dengan ajaran Islam.

Dalam menghadapinya, Nabi Muhammad SAW dan para Sahabatnya tetap sabar dan teguh dalam iman mereka. Mereka berfokus pada dakwah rahmatan lil 'alamin (rahmat bagi seluruh alam) meskipun kondisi sulit.

Baca Juga: Makna Dan Sejarah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Dalam Islam

2. Peristiwa Hijrah:

Ketika tekanan di Mekah meningkat, Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya melakukan hijrah (migrasi) ke Madinah.

Cara menghadapinya, beliau melakukan hijrah. Hijrah adalah tindakan strategis yang diambil untuk melindungi umat Islam. Nabi Muhammad SAW merencanakan hijrah dengan bijaksana.

3. Perang Badar:

Pertempuran Badar adalah konfrontasi pertama antara Muslim dan musuh mereka di luar Mekah.

Nabi Muhammad SAW mengandalkan Allah, mendoakan pertolongan-Nya, dan memimpin pasukan Muslim dengan keberanian.

4. Perdamaian Hudaibiyah:

Meskipun mencapai titik tengah untuk melakukan ibadah umrah, Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya tidak diizinkan masuk ke Mekah.

Cara menghadapinya, Nabi Muhammad SAW menerima perjanjian Hudaibiyah sebagai langkah menuju perdamaian. Ini kemudian membuka pintu bagi pengumuman Islam di seluruh Jazirah Arab.

Baca Juga: Quraish Shihab Menjawab Tuduhan Bid'ah Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW

5. Kematian Anak-anak dan Keluarga:

Nabi Muhammad SAW menghadapi berbagai kesulitan dan kehilangan pribadi, termasuk kematian beberapa anak dan anggota keluarganya.

Cara menghadapinya, Nabi Muhammad SAW menunjukkan kesabaran yang luar biasa dan berserah diri kepada kehendak Allah.
Dalam setiap situasi, Nabi Muhammad SAW menunjukkan ketabahan, keberanian, kesabaran, dan kepercayaan sepenuh hati pada Allah. Ia juga memberikan contoh bagaimana berdamai dengan musuh-musuhnya ketika diperlukan, selalu dengan niat menjalankan ajaran Islam yang penuh kasih sayang dan kedamaian.

Wallahu A'lam.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
Lufaefi
Editor
Lufaefi