Akurat

Sejarah Hijrah Nabi Ke Tha'if, Peristiwa Penting Dalam Sejarah Islam

Thony H | 29 September 2023, 09:10 WIB
Sejarah Hijrah Nabi Ke Tha'if, Peristiwa Penting Dalam Sejarah Islam

AKURAT.CO, Hijrah Nabi Muhammad ke Tha'if adalah salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam. Pada tahun ke-10 kenabian, Nabi Muhammad pergi ke Tha'if untuk mencari perlindungan dan dukungan bagi dakwah Islamnya di Mekah yang saat itu sangat sulit. Namun, perjalanan ini tidak berjalan sesuai harapan.

Ketika Nabi Muhammad tiba di Tha'if, ia mendekati beberapa tokoh dan pemimpin kota untuk menyampaikan pesan Islam. Namun, mayoritas penduduk Tha'if menolaknya secara keras dan bahkan mengejeknya. Mereka mengirimkan anak-anak dan orang-orang rendahan untuk melempari Nabi Muhammad dengan batu-batu dan mengusirnya dari kota tersebut.

Akibatnya, Nabi Muhammad mengalami penderitaan fisik dan emosional yang sangat besar selama perjalanan kembali ke Mekah. Meskipun mengalami penolakan yang keras di Tha'if, Nabi Muhammad tetap sabar dan berdoa kepada Allah SWT.

Baca Juga: 6 Tips Yang Bisa Dilakukan Untuk Memulai Hijrah

Meskipun peristiwa di Tha'if terasa pahit, ini menjadi ujian yang kuat bagi Nabi Muhammad dan umat Islam. Allah kemudian memberikan penghiburan kepada Nabi Muhammad dengan peristiwa Isra dan Mi'raj, yang menjadi pengalaman spiritual penting dalam kehidupannya.

Pada akhirnya, Nabi Muhammad dan umat Islam terus berjuang untuk menyebarkan ajaran Islam, dan dakwahnya akhirnya diterima oleh banyak orang di seluruh Arab. Ini adalah bagian penting dari perjalanan awal Islam yang akhirnya berkembang menjadi sebuah agama besar.

Setelah mengalami penolakan yang menghancurkan di Tha'if, Nabi Muhammad kembali ke Mekah dalam keadaan fisik dan emosional yang sangat lemah. Namun, beliau tidak pernah kehilangan keyakinan dalam misinya sebagai Nabi dan Rasul Allah. Meskipun perjalanan ke Tha'if berakhir dengan penderitaan, Nabi Muhammad terus menerus berdoa kepada Allah SWT dan memohon petunjuk serta perlindungan-Nya.

Di tengah-tengah kesulitan ini, Allah SWT memberikan penghiburan kepada Nabi Muhammad melalui peristiwa Isra dan Mi'raj. Dalam peristiwa Isra, Nabi Muhammad diangkat ke langit oleh Allah dan mengalami berbagai pengalaman spiritual yang luar biasa. Ini adalah pengakuan ilahi atas kekuatan dan ketabahan Nabi dalam menghadapi tantangan besar.

Baca Juga: Menilik Peristiwa Hijrah Rasulullah SAW Sebagai Momentum Persatuan Bangsa

Dalam Mi'raj, Nabi Muhammad melakukan perjalanan spiritual ke langit, bertemu dengan para nabi terdahulu, dan mendapat perintah salat (shalat) sebagai salah satu rukun Islam. Ini adalah momen penting dalam sejarah Islam yang memperkuat keyakinan Nabi Muhammad dan memperkuat misinya untuk menyebarkan ajaran Islam.

Meskipun awalnya menghadapi penolakan di Tha'if yang begitu keras, dakwah Nabi Muhammad terus berkembang. Lebih banyak orang di berbagai wilayah Arab mulai menerima Islam, dan perjuangannya bersama para sahabatnya membuahkan hasil. Akhirnya, Islam tumbuh menjadi agama besar yang membentuk peradaban dan sejarah dunia.

Kisah Hijrah Nabi ke Tha'if adalah salah satu contoh ketabahan, kesabaran, dan keimanan yang luar biasa dari Nabi Muhammad. Ini mengilhami umat Islam untuk tidak pernah menyerah dalam menghadapi rintangan dan untuk selalu mencari petunjuk dan perlindungan dari Allah dalam menjalani kehidupan mereka.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
Lufaefi
Editor
Lufaefi