Akurat

Mengenal Mushaf Utsmani, Referensi Pengajaran Al-Quran Di Dunia

Thony H | 30 Agustus 2023, 16:05 WIB
Mengenal Mushaf Utsmani, Referensi Pengajaran Al-Quran Di Dunia

AKURAT.CO, Mushaf Utsmani adalah sebuah naskah Al-Qur'an yang menggunakan gaya tulisan khusus yang disebut "Utsmani". Gaya tulisan ini dikenal karena keseragaman dan kejelasan huruf-hurufnya, serta digunakan dalam salinan-salinan Al-Qur'an yang menjadi standar teks resmi dalam dunia Islam. Mushaf Utsmani tidak hanya digunakan sebagai teks suci, tetapi juga sebagai referensi utama dalam pembacaan dan pengajaran Al-Qur'an.

Sejarah Mushaf Utsmani berawal pada masa kekhalifahan pertama, yaitu Khalifah Utsman ibn Affan (RA), yang memerintah antara tahun 644 hingga 656 Masehi. Pada masa pemerintahannya, terjadi perbedaan dalam cara membaca Al-Qur'an di berbagai wilayah yang dikuasai oleh umat Islam. Untuk menghindari kebingungan, Khalifah Utsman memutuskan untuk membuat salinan resmi Al-Qur'an yang mengikuti dialek dan bacaan yang berasal dari Makkah.

Khalifah Utsman mengumpulkan para sahabat yang menghafal Al-Qur'an dan memerintahkan mereka untuk menyalin teks Al-Qur'an dalam gaya tulisan yang dikenal dengan "Utsmani". Ini dilakukan untuk memastikan keseragaman dalam bentuk tulisan dan pengucapan Al-Qur'an di seluruh wilayah kekhalifahan. Salinan-salinan ini kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah Islam.

Baca Juga: Sejarah Turunnya Surah Al-Fatihah Dalam Al-Quran

Keputusan Khalifah Utsman ini berhasil mengatasi perbedaan-perbedaan dalam bacaan Al-Qur'an dan menjadi langkah penting dalam melestarikan teks suci. Mushaf Utsmani yang dihasilkan dari upaya ini menjadi standar utama dalam teks Al-Qur'an hingga hari ini. Kepentingan sejarah Mushaf Utsmani ini terletak dalam perannya dalam memelihara integritas dan keseragaman Al-Qur'an dalam seluruh umat Islam.

Tindakan Khalifah Utsman untuk mengumpulkan dan meresmikan Mushaf Utsmani mendapat dukungan luas dari para sahabat dan umat Islam pada umumnya. Mushaf Utsmani menjadi model standar yang digunakan untuk penulisan dan pengajaran Al-Qur'an, sehingga meminimalkan risiko terjadinya variasi dalam teks. Keputusan ini juga membantu dalam menjaga akurasi dan keaslian teks Al-Qur'an dari generasi ke generasi.

Selain itu, penggunaan gaya tulisan Utsmani memberikan kejelasan dan keterbacaan yang tinggi, memudahkan orang untuk membaca dan menghafal Al-Qur'an. Teks ini juga menjadi dasar dalam pembuatan cetakan Al-Qur'an yang tersebar luas di seluruh dunia Islam.

Baca Juga: Mengenal Mushaf Braille

Mushaf Utsmani bukan hanya sebuah buku suci, tetapi juga merupakan karya seni kaligrafi yang sangat dihargai dalam budaya Islam. Gaya tulisan ini menggabungkan keindahan bentuk huruf dengan ketepatan dan keseragaman, menciptakan keseimbangan antara nilai estetika dan nilai religius.

Dalam perjalanan sejarah, teknologi percetakan memungkinkan penyebaran Al-Qur'an dalam jumlah yang lebih besar dan dengan lebih mudah. Namun, Mushaf Utsmani tetap menjadi dasar utama dalam pembuatan cetakan-cetakan Al-Qur'an, menjaga kesinambungan dalam bentuk dan pengucapan teks suci ini di seluruh dunia Muslim.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
Lufaefi
Editor
Lufaefi