Akurat

Larangan Menuduh Kafir Kepada Orang Lain

Thony H | 11 September 2021, 19:50 WIB
Larangan Menuduh Kafir Kepada Orang Lain

AKURAT.CO Akhir-akhir ini kita banyak menemukan adanya sekelompok orang yang karena semangat beragama yang salah, ia menyalahkan cara pandang kelompok lain yang berbeda keyakinan dan pandangan.

Lebih dari itu bahkan, ia menuduh orang lain sebagai kafir, telah keluar dari agama Islam. Tuduhan kafir begitu mudah dilayangkan, hanya karena perbedaan penafsiran atas ajaran agama Allah yang disampaikan melalui Nabi Muhammad SAW 14 abad silam.

Menuduh orang lain dengan kata kafir tidak dibolehkan dalam agama Islam. Sebab bila keliru, maka justru tuduhan itu akan kembali kepadanya, sebagaimana diriwayatkan:

عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إذَا قَالَ الرَّجُلُ لِأَخِيهِ: يَا كَافِرُ، فَقَدْ بَاءَ بِهَا أَحَدُهُمَا. فَإنْ كانَ كَمَا قَالَ، وَإلاَّ رَجَعَتْ عَلَيْهِ. (متفق عليه)

Artinya, “Diriwayatkan dari Ibn Umar radhiyallâhu ‘anhumâ, ia berkata: ‘Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Ketika seseorang mengucapkan kepada saudaranya: ‘Wahai kafir’, maka ucapan itu akan kembali kepada salah satunya. Bila orang yang dituduh memang kafir maka sudah jelas, bila tidak maka dosa tuduhan itu kembali kepadanya’.” (Muttafaq ‘Alaih).

Tuduhan kepada orang lain dengan kalimat yang menjelekkan, bagaimana pun, dilarang oleh agama Islam. Apalagi dengan kata-kata yang menyudutkan, yang menggiring pada maksud seseorang tidak lagi beragam Islam. Orang yang melakukan demikian dihukumi sama seperti telah membunuh orang lain, Rasulullah Saw bersabda:

وَمَنْ رَمَى مُؤْمِنًا بِكُفْرٍ فَهُوَ كَقَتْلِهِ. (متفق عليه)

Artinya, “Dan siapa saja yang menuduh kufur seorang mukmin maka ia seperti membunuhnya.” (Muttafaq ‘Alaih).

Islam merupakan agama yang indah. Tidak mengajarkan umatnya untuk berucap dengan ucapan-ucapan yang kotor. Apalagi jika orang yang dituduh masih mengucapkan salam, seperti dalam salat, Allah amat tidak menyukai hamba yang demikian.

Dalam salah satu ayat Al-Qur'an, Allah SWT berfirman:

وَلَا تَقُولُوا لِمَنْ أَلْقَى إِلَيْكُمُ السَّلَامَ لَسْتَ مُؤْمِنًا (النساء: 94)

Artinya, “Dan janganlah kalian katakana kepada orang yang mengucapkan salam kepada kalian: ‘Kamu tidak beriman’.” (An-Nisa: 94).

Islam mengajarkan umatnya untuk selalu bersikap dengan baik kepada orang lain. Bukan saja dengan sesama orang Islam, tetapi juga dengan pemeluk agama yang lain. Islam mendahulukan sikap toleransi kepada sesama, bukan permusuhan. Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad berwajah meneduhkan, bukan memperkeruh keadaan.

Wallahu A'lam.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
L
Editor
Lufaefi