Akurat

Kamu Harus Tahu, Ini 3 Keutamaan Puasa di Bulan Rajab

| 11 Februari 2021, 20:00 WIB
Kamu Harus Tahu, Ini 3 Keutamaan Puasa di Bulan Rajab

AKURAT.CO, Dalam ajaran Islam, berpuasa di bulan Rajab merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan. Karena, di bulan Rajab terdapat sejumlah keutamaan yang patut diraih oleh semua muslim melalui berbagai amalan, seperti halnya zikir, memperbanyak istighfar, dan tentunya melakukan puasa sunah bulan Rajab.

Selain itu, bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang diagungkan oleh Allah SWT.

Dalam hal ini, amalan puasa sunah bulan Rajab memiliki sejumlah keutamaan-keutamaan menurut berbagai dalil, di antaranya dijelaskan oleh para ulama berdasarkan hadits-hadist Rasulullah Saw.

Adapun keutamaan-keutamaannya adalah sebagai berikut.

Pertama, jika seseorang melakukan puasa sunah bulan Rajab, maka dijanjikan akan mendapatkan minuman dari sungai surga.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Baihaqi dari Annas bin Malik, yakni:

إِنَّ فِي الْجَنَّةِ نَهْراً يُقَالُ لَهُ رَجَبٌ مَاؤُهُ أَشَدُّ بَيَاضاً مِنَ اللَّبَنِ، وَأَحْلَى مِنَ العَسَلِ، مَنْ صَامَ مِنْ رَجَبٍ يَوْماً وَاحِداً سَقَاهُ اللهُ مِنْ ذَلِكَ النَّهْرِ

Artinya: “Sesungguhnya di surga ada sungai yang disebut dengan sungai ‘Rajab.’ Airnya lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu. Barangsiapa berpuasa satu hari pada bulan Rajab, maka Allah akan memberikan minum kepadanya dari air sungai tersebut”.

Kedua, berpuasa pada hari Kamis, Jum’at, dan Sabtu pada bulan Rajab akan mendapatkan pahala beribadah selama 700 tahun.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Asakir dari Ibnu Abbas, yakni:

من صام من شهر حرام الخميس والجمعة والسبت كتب له عبادة سبعمائة سنة

Artinya: “Barasngsiapa berpuasa di bulan haram pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu, maka baginya dicatat seperti beribadah 700 tahun”.

Ketiga, seseorang yang berpuasa di bulan Rajab, maka akan dimasukkan ke dalam Surga dan dijauhkan dari api neraka.

Hal ini sebagaimana dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Baihaqi dari Ibnu Abbas, yakni:

من صام من رجب يوما كان كصيام شهر ، ومن صام منه سبعة أيام غلقت عنه أبواب الجحيم السبعة ، ومن صام منه ثمانية أيام فتحت له أبواب الجنة الثمانية ، ومن صام منه عشرة أيام بدلت سيئاته حسنات

Artinya: “Barangsiapa berpuasa sehari pada bulan Rajab, maka dia seperti berpuasa sebulan. Barangsiapa berpuasa pada bulan Rajab selama tujuh hari, maka tujuh pintu neraka ditutup untuknya. Barangsiapa berpuasa pada bulan Rajab sebanyak delapan hari, maka delapan pintu surga dibuka untuknya. Barangsiapa berpuasa pada bulan Rajab sebanyak sepuluh hari, maka keburukannya diganti kebaikan”.

Dalam hal ini, Imam As-Suyuthi mengomentari hadist tersebut, bahwa menurutnya ketiga hadits itu merupakan hadist yang memiliki kualitas dhaif (lemah), namun itu boleh dijadikan sebagai fadhilah amal.

Demikianlah paparan singkat mengenai keutamaan-keutamaan puasa sunah di bulan Rajab. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam. []

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.