Akurat

Menuju Bulan Rajab, Ini 6 Keutamaan yang Wajib Kamu Ketahui

| 11 Februari 2021, 16:45 WIB
Menuju Bulan Rajab, Ini 6 Keutamaan yang Wajib Kamu Ketahui

AKURAT.CO, Jika kita melihat hitungan kalender, bahwa kini tinggal beberapa hari lagi kita akan memasuki salah satu bulan yang diagungkan Allah SWT, yakni bulan Rajab. Dalam ajaran Islam, bulan Rajab merupakan salah satu bagian dari empat bulan yang dimuliakan.

Sehingga, tentu saja di bulan tersebut terdapat banyak sekali keutamaan-keutamaan yang mesti tidak boleh dilewatkan oleh semua umat Islam.

Mengutip dari Media Bincang Syariah, bahwa dalam kitab Al-Adab Fi Rajab karya Syekh Ali bin Sulthan Muhammad Al-Qari, memaparkan pandangan ulama mengenai keutamaan-keutamaan yang ada di bulan Rajab itu.

Adapun keutamaan-keutamaan di bulan Rajab adalah sebagai berikut.

Pertama, bulan Rajab adalah bulan yang dimuliakan Allah SWT (Asyhur Al-Hurum).

Sebagaimana firman Allah dalam QS. At-Taubah ayat 36, yakni:

إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتَٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ 

Artinya: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram.”

Kemudian bahwa yang dimaksud dengan bulan haram itu adalah bulan Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Kedua, di bulan Rajab bahwa amal baik dan buruk dilipatgandakan.

Mengenai hal ini, sebagaimana ungkapan Imam Qatadah, yang artinya:

“perbuatan baik pahalanya dilipatkan pada bulan-bulan haram. Begitu juga kezaliman yang dilakukan di dalamnya, balasannya akan lebih besar daripada bulan-bulan lainnya sekalipun kezaliman merupakan tindakan yang sangat tercela.”

Ketiga, di bulan Rajab terdapat larangan berperang atau berbuat gaduh.

Mengenai hal ini, sebagaimana bulan Rajab di sebut sebagai bulan haram, karena di dalamnya terdapat larangan untuk berperang serta berbuat kegaduhan.

Keempat, di bulan Rajab terdapat doa khusus yang diajarkan Rasulullah Saw.

Adapun doanya adalah sebagaimana yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi, IBN A’sakir, dan Ibn Najjar, dari Annas bin Malik r.a, yakni:

 عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا دَخَلَ رَجَبٌ ، قَالَ : ” اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Artinya: “Dari Anas Bin Malik, bahwa Nabi Muhammad Saw., di saat memasuki bulan Rajab beliau berdoa “ ya Allah, Berikanlah keberkahan kepada kami dibulan Rajab dan Sya’ban serta pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan”.

Kelima, terdapat anjuran berpuasa di bulan Rajab.

Mengenai hal ini, sebagaimana sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muhammad Al-Khalal dari Ibnu Abbas r.a tentang keutamaan puasa di bulan Rajab, yakni:

صوم أول يوم من رجب كفارة ثلاث سنين، والثاني كفارة سنتين، والثالث كفارة سنة، ثم كل يوم شهرا) (أبو محمد الخلال في فضائل رجب) عن ابن عباس– رضي الله عنهما -.

Artinya: ”Berpuasa di hari pertama bulan Rajab adalah penebus (dosa) selama tiga tahun, di hari kedua adalah penebus dua tahun dan di hari ketiga adalah penebus satu tahun, kemudian setiap satu hari (setelah itu) penebus satu bulan”.

Keenam, terdapat anjuran memperbanyak istighfar di bulan Rajab.

Mengenai hal ini, sebagaimana sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib, yakni:

 أكثروا من الاستغفار فى شهر رجب. فإن لله فى كل ساعة منه عتقاء من النار, وإن لله لا يدخلها إلا من صام رجب.

Artinya: “Perbanyaklah Istighfar di bulan Rajab. Sesungguhnya Allah Ta`ala membebaskan hamba-hambanya setiap saat di bulan itu, dan Sesungguhnya Allah Ta`ala mempunyai kota-kota di Jannah-Nya yang tidak akan dimasuki kecuali oleh orang yang berpuasa d bulan itu”.

Demikianlah paparan singkat mengenai keutamaan yang ada di bulan Rajab Semoga bermanfaat. []

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.