5 Peristiwa Gempa Bumi dan Bencana Dahsyat dalam Al-Qur’an

A
AKURAT.CO Al-Qur’an merekam berbagai peristiwa bencana dahsyat yang menimpa umat-umat terdahulu. Kisah-kisah ini bukan sekadar catatan sejarah, melainkan pelajaran teologis dan moral tentang hubungan antara manusia, alam, dan kehendak Allah.
Gempa bumi, suara menggelegar, banjir besar, dan kehancuran massal digambarkan Al-Qur’an sebagai bentuk azab, peringatan, atau konsekuensi dari pembangkangan terhadap nilai tauhid dan keadilan.
Berikut lima peristiwa gempa bumi dan bencana dahsyat yang disebutkan dalam Al-Qur’an.
Peristiwa pertama adalah gempa bumi yang menimpa kaum Tsamud, umat Nabi Shalih AS. Kaum ini dikenal menentang ajaran tauhid dan menyembelih unta mukjizat yang diberikan Allah sebagai tanda kebenaran.
Allah SWT berfirman:
فَأَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا فِي دَارِهِمْ جَاثِمِينَ
“Maka mereka ditimpa gempa, lalu jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di rumah-rumah mereka.” (QS. Al-A’raf: 78)
Gempa tersebut menjadi simbol kehancuran total akibat kesombongan dan penolakan terhadap kebenaran yang telah nyata di hadapan mereka.
Baca Juga: Doa dan Amalan saat Mendengar Gempa Bumi, agar Selamat dan Dijauhkan dari Marabahaya
Peristiwa kedua adalah bencana yang menimpa kaum Madyan, umat Nabi Syu’aib AS. Mereka dikenal melakukan kecurangan dalam timbangan dan perdagangan, serta menolak seruan moral dan keadilan sosial.
Allah SWT berfirman:
فَأَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا فِي دَارِهِمْ جَاثِمِينَ
“Maka mereka ditimpa gempa, lalu jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di rumah-rumah mereka.” (QS. Al-A’raf: 91)
Ayat ini menunjukkan bahwa kezaliman ekonomi dan kerusakan moral juga dapat berujung pada kehancuran kolektif.
Peristiwa ketiga adalah gempa bumi yang menimpa Qarun bersama harta kekayaannya. Qarun dikenal sebagai simbol kesombongan ekonomi yang menisbatkan kekayaannya semata-mata kepada kecerdasan pribadi.
Allah SWT berfirman:
فَخَسَفْنَا بِهِ وَبِدَارِهِ الْأَرْضَ
“Maka Kami benamkan dia beserta rumahnya ke dalam bumi.” (QS. Al-Qashash: 81)
Peristiwa ini menunjukkan bahwa bumi, yang menjadi sumber kekayaan, juga dapat menjadi alat kehancuran ketika manusia lupa diri dan enggan bersyukur.
Peristiwa keempat adalah kehancuran kaum Nabi Luth AS. Selain hujan batu yang membinasakan, Al-Qur’an juga menggambarkan adanya guncangan dahsyat yang melanda negeri mereka akibat penyimpangan moral yang ekstrem.
Allah SWT berfirman:
فَأَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُشْرِقِينَ
“Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur di waktu matahari terbit.” (QS. Al-Hijr: 73)
Bencana ini digambarkan sebagai kehancuran menyeluruh yang terjadi secara tiba-tiba dan tak terelakkan.
Peristiwa kelima adalah gambaran gempa bumi dahsyat pada hari kiamat. Al-Qur’an menyebutkan bahwa gempa ini melampaui seluruh bencana dunia, karena menjadi penanda berakhirnya kehidupan manusia.
Allah SWT berfirman:
إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا
“Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat.” (QS. Az-Zalzalah: 1)
Ayat ini mengingatkan bahwa seluruh gempa di dunia hanyalah bayangan kecil dari guncangan akhir yang akan mempertanggungjawabkan seluruh amal manusia.
Baca Juga: Kiai Zulfa Mustofa Siap Dicalonkan sebagai Ketum PBNU pada Muktamar NU ke-35
Kelima peristiwa tersebut menegaskan bahwa Al-Qur’an memposisikan bencana bukan sebagai kejadian acak tanpa makna. Ia hadir sebagai pelajaran agar manusia menjauhi kesombongan, kezaliman, dan pembangkangan terhadap nilai-nilai ilahi, sekaligus memperkuat kesadaran bahwa keselamatan sejati hanya dapat diraih melalui keimanan, ketaatan, dan tanggung jawab moral dalam kehidupan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 8Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 9DPR Ajak Semua Pihak Merawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
- 10Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan







