5 Fakta tentang Gerhana Bulan Total, Nomor 3 Banyak Orang Tidak Tahu!

AKURAT.CO Gerhana bulan total selalu menjadi fenomena langit yang menakjubkan. Banyak orang menunggu momen ini karena langka dan hanya bisa disaksikan pada waktu tertentu.
Dalam pandangan Islam, gerhana bulan juga mengandung pesan spiritual mendalam, yakni sebagai tanda kebesaran Allah agar manusia semakin tunduk kepada-Nya.
Berikut lima fakta tentang gerhana bulan total yang menarik untuk diketahui, terutama fakta nomor tiga yang jarang disadari banyak orang.
Pertama, gerhana bulan total hanya terjadi ketika bumi, bulan, dan matahari berada dalam satu garis lurus sempurna. Posisi ini membuat cahaya matahari yang seharusnya sampai ke bulan terhalang sepenuhnya oleh bumi.
Itulah mengapa bulan terlihat gelap atau bahkan berwarna merah darah. Fenomena ini dalam sains disebut umbra, yakni bayangan inti bumi yang menutupi bulan.
Baca Juga: Jangan Lakukan 5 Hal ini saat Terjadi Gerhana Bulan, Bisa Berbahaya!
Kedua, warna merah pada gerhana bulan bukan pertanda mistis, melainkan akibat hamburan cahaya. Saat cahaya matahari melewati atmosfer bumi, spektrum cahaya biru terhambur, sedangkan cahaya merah menembus hingga sampai ke bulan.
Inilah yang menyebabkan bulan tampak berwarna merah tembaga atau sering disebut blood moon. Dalam Al-Qur’an, Allah menyinggung bahwa bulan dan matahari adalah tanda kebesaran-Nya:
وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ آيَتَيْنِ فَمَحَوْنَا آيَةَ اللَّيْلِ وَجَعَلْنَا آيَةَ النَّهَارِ مُبْصِرَةً لِتَبْتَغُوا فَضْلًا مِنْ رَبِّكُمْ وَلِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ وَكُلَّ شَيْءٍ فَصَّلْنَاهُ تَفْصِيلًا
“Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapus tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari karunia dari Tuhanmu, dan agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan waktu. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas.” (QS. Al-Isra: 12)
Ketiga, gerhana bulan total bisa disaksikan dengan mata telanjang tanpa peralatan khusus. Hal ini berbeda dengan gerhana matahari yang berbahaya jika dilihat langsung.
Karena cahaya bulan hanya merupakan pantulan dari matahari dan tidak menyilaukan, menyaksikan gerhana bulan tidak menimbulkan risiko pada mata. Fakta ini sering kali tidak diketahui banyak orang, sehingga sebagian merasa khawatir.
Keempat, dalam sejarah Islam, gerhana bulan memiliki kaitan dengan ibadah khusus. Ketika terjadi gerhana pada masa Nabi Muhammad SAW, beliau menganjurkan umatnya melaksanakan salat khusuf, yaitu salat sunnah dua rakaat yang dibaca dengan panjang, serta memperbanyak doa dan istighfar. Nabi bersabda:
فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا
“Apabila kalian melihat (gerhana), maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, salatlah, dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca Juga: Apa yang Boleh dan yang Tidak Boleh Dilakukan saat Terjadi Gerhana Bulan Total di Indonesia?
Kelima, gerhana bulan total bisa berlangsung cukup lama, bahkan hingga lebih dari satu jam. Hal ini karena bayangan bumi yang menutupi bulan sangat besar dibandingkan diameter bulan itu sendiri.
Durasi panjang ini memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, mengingat gerhana bukan hanya fenomena kosmik, tetapi juga peringatan agar manusia tidak lalai dari mengingat Allah.
Dari kelima fakta ini, jelas bahwa gerhana bulan total bukan sekadar tontonan indah di langit. Ia adalah ayat kauniyah, tanda kebesaran Allah yang seharusnya membuat manusia semakin rendah hati, bersyukur, dan memperbanyak amal kebaikan.
Dengan memahami sisi ilmiah sekaligus nilai spiritualnya, kita bisa menjadikan gerhana bulan total sebagai momen yang penuh makna, bukan sekadar peristiwa biasa.
Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









