Komisi VIII DPR Akan Layangkan Protes atas Wacana Pengurangan Kuota Haji RI 50 Persen

AKURAT.CO Rencana Pemerintah Arab Saudi memangkas kuota haji Indonesia hingga 50 persen menuai penolakan. Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq, menyatakan keberatan dan siap melayangkan protes jika kebijakan itu benar-benar diterapkan.
Wacana pengurangan kuota mencuat dalam pertemuan antara Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Mochamad Irfan Yusuf dan Deputi Menteri Haji Arab Saudi di Jeddah pada Selasa, 10 Juni 2025. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu krusial terkait masa depan penyelenggaraan ibadah haji.
Meski belum ada keputusan resmi, Maman menegaskan bahwa DPR justru terus memperjuangkan penambahan kuota jemaah haji Indonesia.
Saya tidak tahu jika ada wacana kuota haji RI dikurangi demi kualitas pelayanan. Tapi tentu kami akan protes, ujar Maman di kompleks parlemen, Rabu (11/6/2025).
Baca Juga: Jemaah Haji Indonesia Ditipu Warga Arab, Sampai Dijuluki Hewan Ternak
Ia menilai pengurangan kuota hanya akan memperpanjang antrean jemaah, yang saat ini saja sudah sangat panjang, bahkan bisa mencapai puluhan tahun di sejumlah daerah.
Jadi kita ngomong berbusa-busa di hadapan dua kementerian, haji dan pariwisata. Kita bilang Indonesia itu harus ditambah. Oke kalau ditambah, mandirinya diperbanyak. Supaya untungnya masuk ke mereka semua, katanya.
Saat ini, kuota haji Indonesia pada 2025 tercatat sebanyak 221 ribu jemaah. Angka ini menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir, setelah sempat mencapai 241 ribu jemaah pada 2024, terdiri dari 213 ribu jemaah reguler dan 27,6 ribu jemaah khusus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








