Akurat Logo

Ini Jadwal Lebaran Idul Fitri Muhamadiyah 2025

Fajar Rizky Ramadhan | 25 Maret 2025, 06:40 WIB
Ini Jadwal Lebaran Idul Fitri Muhamadiyah 2025

AKURAT.CO Mengetahui jadwal lebaran idul Fitri Muhammadiyah tahun 2025 perlu diperhatikan. Lantas kapan lebaran warga Muhammadiyah?

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1446 H atau Hari Raya Idul Fitri 2025 jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.

Keputusan ini tertuang dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah 1446 H.

Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, menjelaskan bahwa penetapan ini menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal yang menjadi pedoman Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) akan menentukan awal Syawal 1446 H melalui sidang isbat pada Sabtu, 29 Maret 2025.

Baca Juga: Ucapan Minal ‘Aidin wal Faizin di Hari Raya Idul Fitri 2025 Berasal dari Mana? Kapan Pertama Kali Lebaran Dirayakan?

Kemenag menggunakan kombinasi metode hisab dan rukyat untuk memastikan penampakan hilal.

Secara astronomi, ijtima atau konjungsi terjadi pada 29 Maret 2025 pukul 17:57:58 WIB. Saat matahari terbenam, posisi hilal diperkirakan berada pada kisaran minus tiga derajat di Papua dan minus satu derajat di Aceh.

Dengan posisi ini, kemungkinan hilal sulit terlihat, sehingga hasil rukyat akan menjadi penentu dalam sidang isbat.

Untuk memastikan keberadaan hilal, Kemenag akan menggelar rukyatul hilal di 33 lokasi di seluruh Indonesia.

Hasil pengamatan ini kemudian dibahas dalam sidang isbat untuk menentukan apakah 1 Syawal jatuh pada 30 atau 31 Maret 2025.

Baca Juga: Kenapa Muhammadiyah Tidak Membaca Bacaan Doa Qunut Tarawih? Ini Penjelasannya

Muhammadiyah sejak lama konsisten menggunakan metode hisab dalam penentuan awal bulan hijriyah, tanpa menunggu hasil rukyat.

Hal ini menyebabkan perbedaan penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah dengan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan keputusan ini, umat Islam di Indonesia berpotensi merayakan Idul Fitri secara berbeda, tergantung hasil sidang isbat pemerintah pada 29 Maret mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.