Kalender Jawa Weton vs Kalender Hijriyah: Mana yang Lebih Akurat Menurut Islam?

AKURAT.CO Dalam tradisi masyarakat Jawa, kalender weton memiliki peran penting dalam menentukan berbagai aspek kehidupan, seperti perhitungan hari baik, pernikahan, hingga ritual adat.
Kalender ini merupakan perpaduan antara tradisi lokal dan pengaruh budaya Hindu-Buddha, yang kemudian dilengkapi unsur Islam setelah penyebarannya di Nusantara.
Di sisi lain, dalam Islam, kalender Hijriyah digunakan untuk menentukan waktu-waktu ibadah, seperti puasa Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha, dan ibadah haji. Namun, pertanyaannya adalah, manakah yang lebih akurat menurut Islam?
Kalender Hijriyah berdasar pada peredaran bulan (lunar calendar) sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur’an. Allah berfirman:
إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتَـٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضَ مِنۡهَآ أَرۡبَعَةٌ حُرُمٌ۬ۚ ذَٲلِكَ ٱلدِّينُ ٱلۡقَيِّمُۚ فَلَا تَظۡلِمُواْ فِيهِنَّ أَنفُسَكُمۡ
Artinya: “Sesungguhnya jumlah bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya dirimu dalam bulan yang empat itu...” (QS. At-Taubah: 36).
Baca Juga: Orang Islam Kerja untuk Non-Muslim, Uangnya Halal atau Tidak?
Ayat ini menunjukkan bahwa perhitungan waktu yang benar menurut Islam adalah berdasarkan bulan. Nabi Muhammad ﷺ juga menegaskan hal ini dalam sabdanya:
إِنَّا أُمَّةٌ أُمِّيَّةٌ لَا نَكْتُبُ وَلَا نَحْسُبُ، الشَّهْرُ هَكَذَا وَهَكَذَا، يَعْنِي مَرَّةً تِسْعَةً وَعِشْرِينَ وَمَرَّةً ثَلَاثِينَ
Artinya: “Sesungguhnya kami adalah umat yang tidak pandai menulis dan berhitung. Sebulan itu begini dan begini, yakni sekali dua puluh sembilan hari dan sekali tiga puluh hari.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Kalender Hijriyah didasarkan pada hilal (penampakan bulan sabit baru) sebagai penanda pergantian bulan, yang bersifat universal karena mengikuti fenomena astronomi.
Sedangkan kalender weton berakar pada sistem penanggalan yang menggabungkan siklus mingguan dan pasaran (Pahing, Pon, Wage, Kliwon, Legi), yang tidak memiliki dasar astronomi atau dalil syar’i.
Dari sudut pandang Islam, akurasi kalender Hijriyah lebih diutamakan karena ia sejalan dengan petunjuk Al-Qur’an dan sunnah.
Kalender weton, meski memiliki nilai budaya, tidak dapat dijadikan acuan untuk ibadah karena tidak memiliki dasar dalam syariat.
Meskipun demikian, Islam menghargai tradisi lokal selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip agama.
Sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk menjadikan kalender Hijriyah sebagai rujukan utama dalam kehidupan keagamaan. Hal ini sejalan dengan firman Allah:
يَسۡـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلۡأَهِلَّةِۖ قُلۡ هِىَ مَوَٲقِيتُ لِلنَّاسِ وَٱلۡحَجِّ
Artinya: “Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah: itu adalah penunjuk waktu bagi manusia dan (ibadah) haji...” (QS. Al-Baqarah: 189).
Baca Juga: Kalender Tanggal Merah Bulan Januari 2025 yang Bertepatan dengan Isra Mi'raj Kapan?
Dengan demikian, meskipun kalender weton memiliki nilai historis dan sosial dalam budaya Jawa, kalender Hijriyah tetap lebih akurat dan relevan dalam konteks Islam.
Kalender Hijriyah tidak hanya memenuhi kebutuhan ibadah, tetapi juga menguatkan identitas sebagai umat Muslim yang berpegang teguh pada ajaran Al-Qur’an dan sunnah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







