Rumah Sederhana Gus Baha Tuai Pujian Netizen: Pendakwah Sejati, Bukan Penjual Ayat

AKURAT.CO Gus Baha, seorang ulama ahli tafsir dan pakar Al-Qur'an, kembali menjadi sorotan publik karena gaya hidupnya yang sederhana.
Tidak hanya dalam penampilan, rumah pribadinya di Desa Narukan, Kecamatan Kragan, Rembang, juga menunjukkan kesederhanaan serupa.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat bahwa kediaman Gus Baha berdekatan dengan Pondok Pesantren miliknya.
Rumah tersebut jauh dari kesan mewah, berbeda dengan bangunan pondok yang dibangun bertingkat dan tampak lebih megah.
Akun TikTok sekodusun menjadi salah satu yang mengunggah video tampilan depan rumah Gus Baha. Dari video tersebut, terlihat suasana teduh yang dipertegas dengan keberadaan pohon kurma besar di samping gapura rumah.
Baca Juga: Ramai Film 'Jangan Salahkan Aku Selingkuh', Bolehkah Balas Dendam ke Pasangan dengan Selingkuh?
Banyak netizen terkesan dengan kesederhanaan Gus Baha, yang menunjukkan bahwa ia tidak terlalu peduli dengan urusan duniawi. Komentar bernada pujian pun membanjiri kolom tanggapan di berbagai platform media sosial.
Beberapa warganet menilai bahwa sosok Gus Baha adalah contoh nyata pendakwah yang tulus dan konsisten dalam mengamalkan ajaran agama, tanpa terkesan “menjual” ayat.
“Ustaz Solmed harus lihat ini,” tulis salah satu komentar yang disematkan oleh pengguna bernama @ar****, membandingkan dengan figur pendakwah lain.
Warganet lain dengan akun @shap*** menambahkan, “Beliau real pendakwah, bukan menjual ayat.”
Kesederhanaan Gus Baha pun dianggap sebagai bukti bahwa ia telah mencapai tahap hidup di mana urusan dunia sudah tak lagi menjadi prioritas.
Hal ini disinggung dalam komentar akun @oesman****, “Kalau mau meniru, tirulah yang sudah selesai dengan dunianya. Gus Baha sudah di tahap itu.”
Baca Juga: 13 Kata Bijak Gus Baha tentang Sifat Buruk Manusia, Salah Satunya Sering Mengeluh Miskin!
Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an yang didirikan Gus Baha, dikenal sebagai Lembaga Pembinaan Pendidikan Pengembang Ilmu Al-Qur'an (LP3IA).
Bangunan pesantren yang lebih megah menjadi tempat para santri mendalami ilmu agama.
Perbedaan mencolok antara rumah pribadi dan pesantren miliknya membuat netizen semakin kagum dengan sosok Gus Baha, yang dianggap fokus pada misi dakwah tanpa memprioritaskan kemewahan pribadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 10Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto









