Akurat

Hari Kemerdekaan Indonesia dalam Perspektif Islam

Fajar Rizky Ramadhan | 17 Agustus 2024, 06:00 WIB
Hari Kemerdekaan Indonesia dalam Perspektif Islam

AKURAT.CO Hari Kemerdekaan Indonesia yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus adalah momen penting yang tidak hanya bermakna bagi bangsa Indonesia dari sudut pandang sejarah dan nasionalisme, tetapi juga memiliki relevansi dalam perspektif Islam.

Dalam Islam, kemerdekaan atau kebebasan adalah salah satu anugerah yang diberikan Allah kepada manusia. Kemerdekaan ini, baik dalam hal politik, sosial, maupun spiritual, memiliki landasan yang kuat dalam ajaran Islam.

1. Kemerdekaan dalam Al-Qur'an

Islam mengajarkan bahwa manusia diciptakan oleh Allah dengan fitrah kemerdekaan dan kebebasan untuk memilih jalan hidupnya. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman:

"وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا * فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا"

"Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya). Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya." (QS. Asy-Syams [91]: 7-8)

Ayat ini menunjukkan bahwa setiap manusia diberi kebebasan untuk memilih antara yang baik dan yang buruk. Kemerdekaan yang diberikan oleh Allah ini menuntut manusia untuk menjalankan tanggung jawabnya dengan baik.

Baca Juga: Apa Hukum Memakai Baju Adat untuk Upacara 17 Agustus menurut Islam?

2. Kewajiban Mempertahankan Kemerdekaan

Islam juga mengajarkan bahwa mempertahankan kemerdekaan dan membebaskan diri dari segala bentuk penindasan adalah kewajiban. Dalam hadits Rasulullah SAW, disebutkan:

"إِنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ"

"Sesungguhnya seorang imam (pemimpin) adalah perisai, di mana orang-orang berperang di belakangnya dan berlindung kepadanya."(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menegaskan pentingnya peran seorang pemimpin dalam mempertahankan kemerdekaan dan melindungi umat dari ancaman eksternal. Kemerdekaan yang diraih harus dipertahankan dengan segenap kekuatan dan usaha yang ada.

3. Jihad dan Kemerdekaan

Jihad dalam Islam bukan hanya dalam bentuk perang fisik, tetapi juga dalam upaya mempertahankan hak-hak dan kemerdekaan dari penjajahan dan penindasan. Allah berfirman:

"وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ"

"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS. Al-Baqarah [2]: 190)

Ayat ini menunjukkan bahwa mempertahankan kemerdekaan dan melawan penjajahan adalah bagian dari jihad di jalan Allah, asalkan dilakukan dengan cara yang benar dan tidak melampaui batas.

4. Kemerdekaan dan Keadilan Sosial

Islam juga menekankan pentingnya kemerdekaan dalam mencapai keadilan sosial. Allah SWT berfirman:

"إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ"

"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil." (QS. An-Nisa [4]: 58)

Baca Juga: Islam Tak Pernah Memaksa Umatnya untuk Memakai atau Melepas Jilbab

Ayat ini mengajarkan bahwa kemerdekaan sejati hanya bisa terwujud jika keadilan ditegakkan. Keadilan sosial adalah salah satu tujuan utama dalam Islam yang harus diperjuangkan oleh setiap Muslim dalam bingkai kemerdekaan.

5. Kemerdekaan Indonesia dan Syukur Kepada Allah

Momen peringatan Hari Kemerdekaan adalah saat yang tepat bagi umat Islam di Indonesia untuk bersyukur kepada Allah atas nikmat kemerdekaan yang telah diberikan. Allah berfirman:

لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu." (QS. Ibrahim [14]: 7).

Dengan bersyukur, umat Islam akan semakin diperkuat dalam menjaga dan memanfaatkan kemerdekaan ini untuk kebaikan bersama, sesuai dengan ajaran Islam.

Dalam perspektif Islam, Hari Kemerdekaan Indonesia tidak hanya dipandang sebagai perayaan nasional semata, tetapi juga sebagai refleksi dari nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah.

Kemerdekaan adalah amanah yang harus dijaga dan dimanfaatkan untuk menegakkan keadilan, memperjuangkan hak-hak rakyat, dan berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa.

Umat Islam harus bersyukur atas nikmat kemerdekaan ini dan terus berusaha memelihara dan mengisinya dengan hal-hal yang diridhai oleh Allah SWT.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.