Orang Yang Sakit Tetap Berkewajiban Sholat Lima Waktu, Begini Cara Bersucinya Sesuai Syariat Islam

AKURAT.CO - Orang yang sedang sakit tetap dikenai kewajiban menjalankan sholat lima waktu. Sebab, sholat merupakan kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan oleh muslim yang sudah terkena taklif.
Meski demikian, perintah orang yang sakit tetap berkewajiban sholat lima waktu tidaklah sama dengan mereka yang normal. Ada toleransi khusus bagi mereka yang sedang mengalami rasa sakit.
Lalu, bagaimana cara bersuci bagi orang yang sakit yang tetap berkewajiban sholat lima waktu? Dikutip melalui NU Online, berikut jawabannya,
Baca Juga: Cara Meminta Hujan Selain Dengan Sholat Istisqo, Banyak Muslim Tidak Tahu Sehingga Mengabaikan
يجب على المريض أن يؤدى الصلوات الخمس مع كمال شروطها وأركانها واجتناب مبطلاتها حسب قدرته وإمكانه إلى قوله ... وإذا عجز عن الشروط بنفسه وقدر عليها بغيره فظاهر المذهب وهو قول الصاحبين لزوم ذلك إلا إن لحقته مشقة بفعل الغير أو كانت النجاسة تخرج منه دائما
Artinya: Bagi orang yang sakit diharuskan (wajib) melaksanakan shalat lima waktu dengan menyempurnakan syarat-syarat, rukun-rukun serta menjauhi yang membatalkannya menurut kemampuan dan kondisi yang ada. Apabila dalam melaksanakan syarat-syarat (shalat) tersebut, si sakit harus dibantu orang lain, maka menurut pendapat pengikut madzhab (Syafi’i), hal ini harus tetap dilakukan kecuali orang lain mengalami kesulitan (masyaqqat) dalam membantunya atau keluar najis secara terus menerus dari si sakit.
Dari keterangan di atas jelas bahwa orang yang sakit saat akan sholat harus bersuci (berwudhu). Namun jika tidak memungkinkan, ia harus meminta bantuan orang lain untuk menemaninya. Kecuali jika sakitnya parah atau beser yang berlebihan, maka baginya cukup dengan tayamum di tempat di mana ia sakit.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








