Mengenal Sahabat Nabi Abdullah Bin Abbas Dan 10 Fakta Penting Tentang Pribadinya

AKURAT.CO, Abdullah bin Abbas adalah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang sangat dihormati dalam Islam karena pengetahuannya yang luas tentang Al-Quran dan Hadis. Dia adalah sepupu Nabi Muhammad melalui pihak ibunya, yaitu Bibi Aminah. Abdullah bin Abbas dikenal sebagai "Tarjuman al-Quran" atau penerjemah Al-Quran karena keahliannya dalam tafsir Al-Quran.
Dia mengabdikan dirinya untuk memahami, mengajar, dan menyebarkan pengetahuan agama Islam. Banyak Hadis dan penafsiran Al-Quran yang berasal dari Abdullah bin Abbas, sehingga dia dianggap sebagai salah satu ulama terkemuka dalam sejarah Islam. Peran pentingnya dalam mengawal pengetahuan agama membuatnya dihormati oleh umat Islam sebagai sumber ilmu pengetahuan agama yang berharga.
Berikut beberapa fakta penting tentang Abdullah bin Abbas:
1. Pendidikan:
Abdullah bin Abbas belajar Islam dari para sahabat Nabi yang lebih senior seperti Ali bin Abi Thalib, Umar bin Khattab, dan Ali bin Abi Talib. Hal ini membantu dalam pengembangan pengetahuannya yang mendalam tentang agama.
Baca Juga: Mengenal Sahabat Nabi Sa'id bin Zaid, Salah Satu Sahabat Nabi Yang Dijamin Surga
2. Tafsir Al-Quran
Salah satu kontribusi utama Abdullah bin Abbas adalah dalam bidang tafsir Al-Quran. Dia memberikan penjelasan dan interpretasi yang mendalam tentang ayat-ayat Al-Quran, dan banyak tafsir yang berasal darinya.
3. Fiqih
Abdullah bin Abbas juga dikenal karena wawasannya dalam masalah-masalah fiqih (hukum Islam). Dia menjadi otoritas dalam memutuskan masalah-masalah hukum agama dan memberikan fatwa berdasarkan pemahamannya yang mendalam tentang Al-Quran dan Hadis.
4. Pengabdiannya pada Islam
Selama seumur hidupnya, Abdullah bin Abbas terus melayani Islam dengan penuh dedikasi. Dia ikut serta dalam banyak peristiwa sejarah Islam dan berperan dalam pengembangan ilmu agama.
5. Wafat
Abdullah bin Abbas meninggal pada tahun 687 M di kota Ta'if, Arab Saudi. Meskipun dia wafat pada usia yang relatif muda, warisan pengetahuannya tetap menjadi sumber inspirasi dan rujukan penting dalam Islam.
Baca Juga: Mengenal Sahabat Nabi Khalid Bin Walid, Panglima Terkemuka Dalam Islam
6. Hubungannya dengan Khalifah Utsman
Abdullah bin Abbas memiliki hubungan yang dekat dengan Khalifah Utsman bin Affan. Utsman mengangkatnya sebagai gubernur di berbagai wilayah penting, seperti Mesir. Abdullah bin Abbas juga berupaya untuk menjaga ketertiban dan keadilan selama pemerintahan Utsman.
7. Keterlibatannya dalam Konflik Pemilihan Khalifah
Selama konflik pemilihan Khalifah setelah kematian Khalifah Utsman, Abdullah bin Abbas mendukung Ali bin Abi Talib dan berusaha untuk menjembatani kesenjangan antara pihak yang berkonflik dalam umat Islam. Ini mencerminkan perannya sebagai penasihat dan mediator dalam urusan politik pada masanya.
8. Penyebutan dalam Hadis
Abdullah bin Abbas sering disebut dalam banyak Hadis yang merinci pengetahuan agama dan hukum Islam. Riwayat Hadis-hadis tersebut sering berasal dari dia, dan ini memberikan wawasan penting tentang pengajaran Nabi Muhammad dan pemahaman sahabat tentang Islam.
9. Pengaruh Warisan Ilmiah
Warisan ilmiah Abdullah bin Abbas terus memengaruhi para ulama dan cendekiawan Islam sepanjang sejarah. Banyak kitab tafsir, hadis, dan karya ilmiah lainnya yang menggunakan pemikiran dan penafsiran yang diajarkan olehnya.
10. Penghormatan dalam Umat Islam
Abdullah bin Abbas adalah salah satu dari sedikit sahabat Nabi yang mendapat penghormatan luas dan diakui dalam sejarah Islam karena perannya dalam menyebarkan pengetahuan agama. Nama dan warisannya tetap hidup dalam tradisi keilmuan Islam hingga hari ini.
Abdullah bin Abbas adalah salah satu tokoh penting dalam Islam yang berkontribusi besar terhadap pemahaman agama dan hukum Islam. Warisannya terus memberikan inspirasi bagi umat Islam dalam mengejar ilmu pengetahuan agama dan pemahaman yang lebih dalam tentang Al-Quran dan Hadis.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








