Hari Jantung Sedunia 2026: Pasang Ring Bisa Rp60 Juta, Dokter Ingatkan Pentingnya Skrining

AKURAT.CO Peringatan Hari Jantung Sedunia yang jatuh setiap 29 September kembali menyoroti besarnya beban penyakit jantung dan pembuluh darah di Indonesia.
Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) menyebut pembiayaan penyakit jantung dan pembuluh darah, termasuk stroke, telah mencapai sekitar Rp23 triliun dari dana BPJS Kesehatan.
Biaya satu tindakan pemasangan ring jantung dapat mencapai Rp40 juta hingga Rp60 juta. Sementara operasi bypass dapat menelan biaya sekitar Rp150 juta dan penggantian katup jantung sekitar Rp200 juta.
Besarnya biaya penanganan tersebut membuat upaya pencegahan dan deteksi dini menjadi penting.
PERKI mendorong masyarakat mengendalikan faktor risiko serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebelum muncul gejala berat.
Persoalannya, penyakit jantung koroner tidak selalu menunjukkan gejala pada tahap awal. Sebagian pasien baru mengetahui adanya penyempitan pembuluh darah setelah mengalami serangan jantung.
“Pasien yang datang kepada kami dengan serangan jantung sering mengatakan sebelumnya merasa sehat. Padahal, tekanan darah, gula darah, atau kolesterolnya sudah lama tinggi dan tidak pernah diperiksa. Skrining memang tidak dapat mencegah semua kasus, tetapi memberi kesempatan untuk bertindak lebih awal,” kata Datin Dr. Ong Mei Lin dari Gleneagles Hospital Penang, rumah sakit yang merupakan bagian dari jaringan IHH Healthcare Malaysia.
Skrining jantung terutama dianjurkan bagi orang dewasa berusia di atas 40 tahun serta mereka yang memiliki faktor risiko, seperti riwayat keluarga dengan penyakit jantung, hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, atau berat badan berlebih.
Jenis pemeriksaan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi dan tingkat risiko masing-masing pasien. Pemeriksaan dapat mencakup:
pengukuran tekanan darah, indeks massa tubuh, dan lingkar pinggang;
pemeriksaan profil kolesterol, gula darah puasa, dan HbA1c;
elektrokardiogram (EKG) untuk melihat irama dan aktivitas listrik jantung;
treadmill test atau ekokardiografi apabila dinilai perlu oleh dokter; serta
CT scan jantung, seperti CT calcium score atau CT koroner, bagi pasien dengan risiko lebih tinggi sesuai rekomendasi dokter.
Salah satu pemeriksaan lanjutan yang dapat digunakan adalah CT scan jantung. Pemeriksaan ini memiliki tantangan karena jantung terus bergerak selama proses pemindaian sehingga gambar pembuluh darah koroner dapat menjadi kurang tajam.
Pada kondisi tertentu, pasien dengan detak jantung cepat atau tidak teratur dapat memerlukan obat untuk memperlambat denyut jantung terlebih dahulu. Pasien juga biasanya diminta menahan napas selama proses pemindaian.
Pada April 2025, Gleneagles Hospital Penang memperkenalkan SOMATOM Pro.Pulse Dual Source CT, yang disebut sebagai sistem pertama jenis tersebut di Asia Tenggara.
Perangkat buatan Siemens Healthineers itu menggunakan teknologi dual source dengan dua tabung sinar-X dan dua detektor yang bekerja secara bersamaan.
Teknologi tersebut dirancang untuk mempercepat proses pemindaian sekaligus membantu menghasilkan citra yang lebih jelas, termasuk pada pasien dengan detak jantung tidak teratur atau yang kesulitan tetap diam selama pemeriksaan.
Sistemnya juga dilengkapi fitur berbasis AI yang dapat menyesuaikan pemeriksaan berdasarkan kondisi pasien, termasuk detak jantung dan kemampuan menahan napas.
“Teknologi pencitraan membantu dokter melihat kondisi pembuluh darah dengan lebih jelas. Namun, tidak semua orang membutuhkan CT scan jantung. Jenis pemeriksaan ditentukan berdasarkan faktor risiko, keluhan, dan hasil pemeriksaan awal. Yang terpenting, hasil skrining harus ditindaklanjuti bersama dokter yang merawat pasien sehari-hari, di mana pun pasien berada,” tambah Ong.
Baca Juga: Ke Dermaga CBD Beachwalk PIK2 Kini Bisa Naik Shuttle Gratis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 4Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 5Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 6Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 8Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Bersamaan dengan Putusan MK soal Gibran, Ada Apa?
- 9Kekayaan Negara Rp13,2 Triliun Diselamatkan, Prabowo: Bisa untuk Naikkan Gaji Guru dan Bantu Orang-orang Lapar
- 10Gibran Ogah Mundur, Denny Indrayana Dorong Pemakzulan










