Akurat Logo

Apa Itu Borderline Personality Disorder: Mengenal Gejala dan Ciri - ciri yang Perlu Diketahui

Redaksi Akurat | 5 Oktober 2026, 15:37 WIB
Apa Itu Borderline Personality Disorder: Mengenal Gejala dan Ciri - ciri yang Perlu Diketahui
Borderline Personality Disorder

AKURAT.CO Borderline Personality Disorder (BPD) atau gangguan kepribadian ambang adalah kondisi kesehatan mental yang dapat memengaruhi cara seseorang melihat dirinya sendiri dan berinteraksi dengan orang lain. Gangguan ini dapat mengubah pandangan seseorang terhadap diri sendiri, menyebabkan hubungan yang sering kali tidak stabil dan sangat emosional, serta impulsivitas yang tinggi.

BPD ditandai dengan perubahan emosi yang ekstrem dan kesulitan dalam membangun hubungan interpersonal.

Data terkini menunjukkan bahwa pemahaman mengenai BPD semakin bertambah, terutama setelah pandemi COVID-19 yang memengaruhi angka prevalensi gangguan ini di kalangan remaja dan orang dewasa muda.

Baca Juga: 16 Tentara Israel Bunuh Diri Sepanjang 2026, Krisis Kesehatan Mental Militer Kian Mengkhawatirkan

Definisi Borderline Personality Disorder

Borderline Personality Disorder adalah gangguan kepribadian yang ditandai oleh pola yang terus-menerus dalam ketidakstabilan suasana hati, citra diri, serta hubungan dengan orang lain. Mereka yang menderita BPD sering kali memiliki pandangan yang tidak akurat tentang diri mereka dan orang lain, sehingga menyulitkan untuk memiliki hubungan yang stabil dan sehat.

Kondisi ini pertama kali dikenalkan dalam DSM-III pada tahun 1980. Istilah "borderline" merujuk pada letak gangguan ini yang berada di antara neurosis dan psikosis, meskipun sekarang lebih banyak fokus pada karakteristik spesifiknya.

Mengapa Disebut Borderline?

Nama "borderline" berasal dari ide lama yang menggambarkan kondisi ini di perbatasan antara kondisi neurologis dan psikotik. Namun, istilah modern lebih menekankan pada pola perilaku dan emosi tertentu yang ada.

Ciri-ciri Utama Borderline Personality Disorder

Ketidakstabilan Emosi

Penderita BPD mengalami perubahan suasana hati yang cepat dan intens. Perasaan bisa beralih dari sangat bahagia ke sangat sedih dalam waktu singkat tanpa alasan yang jelas.

Ketakutan Akan Ditinggalkan

Perasaan yang berlebihan tentang ditinggalkan atau diabaikan menjadi ciri khas dari BPD. Hal ini dapat menyebabkan perilaku yang tidak sehat untuk menghindari situasi tersebut, bahkan saat ketakutan itu tidak beralasan.

Hubungan Interpersonal yang Tidak Stabil

Perubahan suasana hati yang mendalam, perubahan cepat dalam nilai atau minat, serta impulsivitas sering kali menjadi penghalang dalam menjalin hubungan yang sehat dan tahan lama.

Gangguan Identitas

  • Citra diri yang tidak utuh atau tidak konsisten

  • Sulit untuk menetapkan tujuan hidup yang jelas

  • Perubahan yang tajam dalam nilai, kepercayaan, atau minat

Baca Juga: Otsuka Gandeng RS Marzoeki Mahdi Perkuat Kesehatan Mental di Tempat Kerja

Gejala Borderline Personality Disorder

Gejala Emosional

  • Perubahan suasana hati yang ekstrem - Bisa berlangsung dari beberapa jam hingga hari

  • Kemarahan yang tidak terkendali - Sering kali tidak sesuai dengan situasi yang dihadapi

  • Perasaan hampa yang berkepanjangan - Merasa kosong atau tidak berarti secara terus-menerus

  • Kecemasan dan depresi - Umumnya terjadi bersamaan dengan gejala suasana hati lainnya

Gejala Perilaku

Impulsivitas dalam banyak aspek:

  • Pengeluaran yang berlebihan

  • Perilaku seksual yang berisiko

  • Penyalahgunaan zat

  • Kebiasaan makan yang berlebihan

Perilaku menyakiti diri sendiri termasuk tindakan yang disengaja untuk melukai diri tanpa keinginan untuk bunuh diri, seperti menggores atau membakar kulit.

Gejala Kognitif

Pemikiran yang hitam-putih atau terpolarisasi sering kali terlihat. Seseorang dianggap sempurna atau sangat buruk tanpa ada pertengahan.

Penyebab Borderline Personality Disorder

Faktor Genetik

Penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik, fisik, lingkungan, dan sosial bisa meningkatkan risiko seseorang mengembangkan gangguan ini, termasuk riwayat keluarga. Individu yang memiliki anggota keluarga dekat dengan BPD berisiko lebih tinggi terkena.

Faktor Lingkungan

Trauma di masa kecil merupakan faktor risiko yang penting:

  • Kekerasan emosional, fisik, atau seksual

  • Penelantaran atau pengabaian

  • Kehilangan orang tua atau sosok penting pada usia yang muda

Faktor Neurobiologis

Penyelidikan neuroimaging menunjukkan bahwa kondisi ini melibatkan bagian otak frontolimbik, yang berfungsi dalam mengelola emosi serta kontrol impuls. Perubahan pada struktur dan aktivitas otak ini mungkin berperan dalam tampilnya gejala BPD.

Dampak Borderline Personality Disorder

Dampak Sosial

BPD bisa memberikan pengaruh besar pada kehidupan pribadi, terutama jika tidak terdiagnosis atau tidak mendapatkan perawatan, dengan hubungan pribadi yang sering tidak stabil dan kesulitan dalam mempertahankan pekerjaan.

Dampak Kesehatan Mental

Kondisi ini sering kali terjadi bersamaan dengan:

  • Kecemasan

  • Depresi

  • Masalah penyalahgunaan zat

  • Gangguan makan

Dampak Jangka Panjang

Tanpa perawatan yang memadai, BPD bisa mengakibatkan:

  • Isolasi sosial yang berkepanjangan

  • Ketidakstabilan dalam pendidikan atau pekerjaan

  • Meningkatnya risiko bunuh diri atau tindakan merugikan diri

Kapan Harus Mencari Bantuan Profesional

Segera temui profesional kesehatan mental jika mengalami:

  • Pikiran atau niatan untuk bunuh diri

  • Tindakan menyakiti diri sendiri yang berulang

  • Perubahan emosi yang mengganggu aktivitas sehari-hari

  • Kesulitan dalam menjaga hubungan sosial atau pekerjaan

Tanda Darurat

Hubungi layanan darurat atau hotline krisis jika terdapat ancaman langsung pada keselamatan diri atau orang lain.

Pemahaman dan Dukungan

Untuk Keluarga dan Teman

Penting untuk menyadari bahwa BPD adalah kondisi medis yang memerlukan perawatan profesional. Dukungan dari orang-orang terdekat sangat penting dalam proses pemulihan.

Mengurangi Stigma

Edukasi yang baik bisa mengurangi persepsi negatif terhadap BPD. Gangguan ini bisa dikelola ketika ada pendekatan yang baik dan dukungan yang berkelanjutan.

Borderline Personality Disorder adalah masalah kesehatan mental yang serius dan mempengaruhi banyak orang di seluruh dunia. BPD adalah gangguan psikologis yang rumit serta serius, ditandai dengan ketidakstabilan emosi, kesulitan dalam hubungan interpersonal, masalah citra diri, serta perilaku impulsif yang mencolok. Memahami tanda dan gejala BPD adalah langkah penting pertama untuk mendapatkan bantuan yang benar.

Dengan diagnosis dan perawatan yang sesuai, individu dengan BPD dapat memiliki hidup yang produktif dan bermakna. Dukungan dari ahli kesehatan mental, keluarga, dan komunitas sangat diperlukan dalam proses pemulihan. Jika Anda atau orang yang Anda kenal menunjukkan tanda-tanda BPD, jangan ragu untuk mencari bantuan dari profesional.

Informasi ini tidak dapat menggantikan konsultasi dengan profesional kesehatan mental, konsultasikan dengan psikiater atau  psikolog klinis untuk penanganan yang tepat.

Tia Ayulia (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R