Cara Sederhana Mengatasi Bau Sepatu Basah di Musim Hujan

AKURAT.CO Musim hujan kerap membawa masalah kecil yang sering diremehkan, salah satunya sepatu yang basah karena kehujanan lalu menimbulkan bau tidak sedap. Masalah ini hampir pernah dialami siapa saja, mulai dari pelajar, pekerja kantoran, hingga pengendara motor yang beraktivitas di luar ruangan.
Bau sepatu basah bukan sekadar mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa menjadi tanda berkembangnya bakteri dan jamur di dalam sepatu.
Lalu, bagaimana sebenarnya cara menghilangkan bau sepatu basah karena hujan? Apa penyebab utamanya, dan langkah apa yang bisa dilakukan agar bau tersebut tidak kembali?
Baca Juga: Cara Ampuh Menghilangkan Bau Sepatu dan Pencegahannya
Mengapa Sepatu Basah Karena Hujan Bisa Bau?
Bau sepatu yang muncul setelah kehujanan umumnya disebabkan oleh kondisi lembap yang bertahan terlalu lama di dalam sepatu.
Air hujan yang meresap ke bagian dalam sepatu menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri dan jamur untuk berkembang. Mikroorganisme inilah yang menghasilkan aroma tidak sedap.
Kondisi akan semakin parah jika sepatu langsung disimpan di tempat tertutup, seperti lemari, dalam keadaan masih basah atau setengah lembap.
Kurangnya sirkulasi udara membuat kelembapan terperangkap, sehingga bau menjadi lebih tajam dan sulit hilang.
Selain itu, bahan sepatu juga berpengaruh. Sepatu berbahan sintetis atau karet cenderung lebih sulit kering dibandingkan sepatu berbahan kain atau kulit asli.
Jika sepatu sering terkena hujan dan tidak dirawat dengan benar, bau tak sedap bisa menjadi masalah yang berulang.
Baca Juga: Gadget Ini Bisa Usir Bau Sepatu Mu Lho!
Cara Menghilangkan Bau Sepatu Basah karena Hujan
Menghilangkan bau sepatu basah tidak selalu membutuhkan produk mahal. Ada sejumlah cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah, asalkan dilakukan dengan tepat dan konsisten.
1. Segera keringkan sepatu setelah kehujanan
Langkah pertama yang paling penting adalah tidak membiarkan sepatu basah terlalu lama.
Setelah terkena hujan, lepaskan sepatu dan keluarkan bagian dalamnya, seperti insole atau bantalan kaki jika memungkinkan.
Keringkan sepatu di tempat terbuka dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari mengeringkan sepatu di ruang tertutup karena justru memperparah bau.
2. Gunakan sinar matahari atau angin alami
Sinar matahari membantu mengurangi kelembapan sekaligus menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau. Namun, pastikan sepatu tidak dijemur terlalu lama di bawah terik matahari langsung, terutama untuk sepatu berbahan kulit, agar tidak merusak materialnya.
Jika cuaca tidak mendukung, angin alami atau kipas angin bisa menjadi alternatif.
3. Isi sepatu dengan kertas atau koran kering
Kertas atau koran kering dapat menyerap air dan kelembapan dari dalam sepatu. Ganti kertas secara berkala hingga sepatu benar-benar kering. Cara ini cukup efektif untuk mengurangi bau yang muncul akibat sepatu lembap.
4. Taburkan baking soda atau bedak bayi
Baking soda dikenal mampu menyerap bau dan kelembapan. Setelah sepatu kering, taburkan baking soda secukupnya ke bagian dalam sepatu, lalu diamkan selama beberapa jam atau semalaman.
Keesokan harinya, bersihkan sisa bubuk sebelum sepatu digunakan kembali. Bedak bayi juga bisa menjadi alternatif dengan fungsi serupa.
5. Manfaatkan kantong teh kering atau arang aktif
Kantong teh celup bekas yang sudah dikeringkan dapat membantu menyerap bau sepatu.
Letakkan satu atau dua kantong teh ke dalam sepatu dan diamkan semalaman. Selain itu, arang aktif juga efektif menyerap bau dan menjaga sepatu tetap segar.
6. Cuci sepatu jika baunya sudah parah
Jika bau sepatu basah sudah terlalu menyengat, mencuci sepatu bisa menjadi solusi. Gunakan sabun lembut dan sikat bagian dalam sepatu secara perlahan.
Setelah dicuci, pastikan sepatu dikeringkan hingga benar-benar kering sebelum dipakai kembali.
7. Gunakan sepatu secara bergantian
Memakai sepatu yang sama setiap hari, terutama di musim hujan, membuat sepatu tidak memiliki waktu cukup untuk kering sempurna.
Mengganti sepatu setiap hari memberi kesempatan bagi sepatu untuk “bernapas” dan mencegah bau datang kembali.
8. Jaga kebersihan kaki dan kaos kaki
Bau sepatu tidak hanya berasal dari air hujan, tetapi juga dari kaki. Pastikan kaki dalam kondisi bersih dan kering sebelum memakai sepatu. Gunakan kaos kaki yang menyerap keringat dan ganti setiap hari untuk mengurangi risiko bau.
Kapan Bau Sepatu Perlu Diwaspadai?
Bau sepatu basah umumnya dapat diatasi dengan perawatan rutin. Namun, jika bau tidak kunjung hilang dan disertai rasa gatal, perih, atau perubahan pada kulit kaki, kondisi ini bisa menjadi tanda infeksi jamur.
Dalam situasi tersebut, menjaga kebersihan sepatu saja tidak cukup dan perlu penanganan lebih lanjut.
Sepatu basah karena hujan memang sulit dihindari, terutama bagi mereka yang aktif beraktivitas di luar ruangan. Namun, bau tidak sedap yang muncul bukanlah hal yang tak bisa diatasi.
Perawatan sederhana yang dilakukan secara rutin tidak hanya membuat sepatu kembali nyaman dipakai, tetapi juga membantu menjaga kesehatan kaki dalam jangka panjang.
Mutiara MY (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









