Akurat

Cara Menggugurkan Kandungan: Risiko, Obat, dan Hal yang Perlu Diketahui

Naufal Lanten | 17 Desember 2025, 13:01 WIB
Cara Menggugurkan Kandungan: Risiko, Obat, dan Hal yang Perlu Diketahui

AKURAT.CO Menghadapi kehamilan yang tidak diinginkan bukan hal yang mudah. Banyak orang mencari cara cepat untuk menghentikan kehamilan, salah satunya melalui obat penggugur kandungan. Obat ini dirancang untuk menggugurkan janin pada tahap awal kehamilan dengan memengaruhi hormon atau merangsang kontraksi rahim. Namun, penggunaan obat penggugur kandungan tanpa pengawasan medis bisa menimbulkan risiko serius bagi kesehatan, baik fisik maupun mental.

Di artikel ini, kita akan membahas cara kerja obat penggugur kandungan, dampak yang bisa timbul, daftar obat yang sering disalahgunakan, hingga makanan atau minuman yang berisiko memicu keguguran. Semua informasi ini dikupas tuntas agar kamu lebih paham dan bisa mengambil keputusan yang aman.


Bagaimana Cara Kerja Obat Penggugur Kandungan?

Obat penggugur kandungan bekerja dengan dua mekanisme utama: mengubah keseimbangan hormon dan merangsang kontraksi rahim. Zat aktif dalam obat akan menghentikan pertumbuhan janin dan memicu keluarnya jaringan kehamilan. Meski terdengar sederhana, proses ini tidak selalu aman jika dilakukan tanpa bimbingan dokter.

Banyak orang menyalahgunakan obat ini karena kehamilan yang tidak diinginkan atau tekanan sosial. Sayangnya, efek samping dan risiko komplikasi bisa jauh lebih berbahaya daripada manfaatnya jika tidak dilakukan dengan benar.


Risiko dan Dampak Obat Penggugur Kandungan

Penggunaan obat penggugur kandungan tanpa pengawasan medis dapat memunculkan berbagai dampak jangka pendek dan panjang, baik bagi ibu maupun janin. Berikut beberapa risiko utama:

1. Janin Tidak Berhasil Gugur dan Komplikasi

Obat penggugur kandungan tidak selalu efektif. Ada kasus di mana janin tetap bertahan di dalam rahim meski obat sudah dikonsumsi. Kondisi ini bisa memicu perdarahan hebat, anemia, hingga syok, dan memerlukan prosedur medis tambahan seperti kuretase untuk membersihkan rahim.

2. Potensi Cacat Janin

Jika obat dikonsumsi tanpa panduan medis dan kehamilan tetap berlangsung, janin berisiko mengalami gangguan fisik atau perkembangan yang permanen.

3. Gangguan Hormon dan Kesuburan

Obat ini memengaruhi hormon tubuh, yang dapat mengacaukan siklus menstruasi, memicu perubahan berat badan, memengaruhi mood, hingga berpotensi mengganggu kesuburan jangka panjang.

4. Dampak Kesehatan Mental

Proses pengguguran, apapun metodenya, bisa menimbulkan rasa cemas, depresi, atau bersalah. Perasaan ini tidak mudah diatasi sendiri. Konsultasi dengan psikolog atau psikiater bisa membantu mengatasi depresi dan kecemasan yang muncul. Beberapa obat depresi yang diresepkan dokter bisa dibeli di Toko Kesehatan Halodoc dengan resep resmi.


Obat Penggugur Kandungan yang Sering Disalahgunakan

BPOM mencatat beberapa obat yang dijual secara ilegal di internet sebagai obat penggugur kandungan. Beberapa obat ini termasuk:

  • Misoprostol: Terdaftar di BPOM untuk pengobatan tukak lambung, bukan untuk aborsi.

  • Mifepristone: Tidak terdaftar di BPOM, digunakan untuk kontrol hiperglikemia, namun kadang disalahgunakan sebagai obat aborsi.

Penggunaan obat di luar indikasi medis ini sangat berisiko dan ilegal di Indonesia.


Hukum dan Regulasi Penggunaan Obat Penggugur Kandungan

Di Indonesia, aborsi hanya diperbolehkan dalam kondisi tertentu, misalnya untuk menyelamatkan nyawa ibu atau jika kehamilan akibat pemerkosaan. Penggunaan obat penggugur kandungan tanpa izin medis termasuk pelanggaran hukum. Selain itu, membeli obat secara ilegal dapat menimbulkan risiko kesehatan serius karena kualitas obat tidak terjamin.


Makanan dan Minuman yang Perlu Dihindari oleh Ibu Hamil

Selain obat-obatan, beberapa jenis makanan dan minuman juga berpotensi meningkatkan risiko keguguran jika dikonsumsi saat hamil:

  • Telur mentah atau setengah matang: Risiko bakteri Salmonella.

  • Daging mentah atau setengah matang: Bisa mengandung parasit Toxoplasma gondii atau bakteri berbahaya.

  • Seafood mentah: Kerang atau sushi mentah berisiko membawa bakteri dan virus.

  • Deli meat dan produk olahan: Bisa mengandung Listeria jika tidak diproses matang.

  • Buah tertentu: Nanas dan pepaya muda diduga memicu kontraksi, meski bukti ilmiah masih terbatas.

  • Minuman keras dan berkafein tinggi: Alkohol meningkatkan risiko cacat lahir, sedangkan kafein berlebihan dapat memengaruhi berat lahir bayi.


Obat Aborsi Medis yang Terdaftar dan Penggunaan Aman

Beberapa obat aborsi medis tersedia dan diawasi ketat oleh BPOM, seperti Cytotec (Misoprostol) dan Mifepristone.

  • Cytotec (Misoprostol): Awalnya obat tukak lambung, digunakan untuk merangsang kontraksi rahim sehingga jaringan kehamilan keluar. Penggunaan harus diawasi dokter agar terhindar dari komplikasi seperti pendarahan hebat atau aborsi tidak tuntas.

  • Mifepristone: Menghambat hormon progesteron untuk menghentikan kehamilan. Sering digunakan bersama Misoprostol untuk aborsi medis pada trimester pertama.

Penggunaan kedua obat ini tanpa pengawasan medis sangat berisiko dan bisa mengancam nyawa. Oleh karena itu, selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan berlisensi sebelum mempertimbangkan prosedur ini.


Kesimpulan

Menggugurkan kandungan adalah keputusan yang serius dan memiliki risiko besar jika dilakukan tanpa bimbingan medis. Obat penggugur kandungan bisa menimbulkan komplikasi fisik dan gangguan kesehatan mental, sementara penggunaan ilegal juga melanggar hukum. Jika mempertimbangkan aborsi medis, pastikan untuk selalu mengikuti prosedur yang aman, menggunakan obat yang terdaftar, dan diawasi dokter.

Kalau kamu ingin terus mendapatkan update informasi kesehatan dan tips aman seputar kehamilan, pantau terus perkembangan terbaru di AKURAT.CO.

Baca Juga: Apa Saja Tanda Kehamilan Minggu Pertama yang Perlu Diketahui?

Baca Juga: Cegah Kasus Ibu Hamil Meninggal di Papua Terulang, Kementerian PPPA Dorong Percepatan UU KIA

FAQ

1. Apa itu obat penggugur kandungan?

Obat penggugur kandungan adalah jenis obat yang digunakan untuk menghentikan kehamilan pada tahap awal dengan memengaruhi hormon atau merangsang kontraksi rahim.

2. Bagaimana cara kerja obat penggugur kandungan?

Obat ini bekerja dengan dua mekanisme utama: menghentikan hormon yang dibutuhkan janin untuk berkembang dan merangsang kontraksi rahim sehingga jaringan kehamilan keluar.

3. Apa risiko penggunaan obat penggugur kandungan tanpa pengawasan medis?

Risiko yang bisa muncul antara lain: pendarahan hebat, aborsi tidak tuntas, gangguan hormon, infeksi, gangguan kesuburan, hingga dampak kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan.

4. Obat penggugur kandungan apa yang sering disalahgunakan?

Obat yang sering disalahgunakan meliputi Misoprostol (terdaftar di BPOM untuk tukak lambung) dan Mifepristone (tidak terdaftar di BPOM, digunakan untuk kontrol hiperglikemia). Penggunaan tanpa pengawasan medis sangat berbahaya.

5. Apakah penggunaan obat penggugur kandungan legal di Indonesia?

Tidak sepenuhnya. Aborsi hanya diperbolehkan dalam kondisi tertentu, misalnya untuk menyelamatkan nyawa ibu atau kehamilan akibat pemerkosaan. Mengonsumsi obat ini tanpa izin dokter dapat melanggar hukum.

6. Makanan dan minuman apa saja yang harus dihindari ibu hamil?

Beberapa yang berisiko meningkatkan keguguran antara lain: telur mentah atau setengah matang, daging mentah, seafood mentah, deli meat, nanas berlebihan, pepaya mentah, alkohol, dan minuman berkafein tinggi.

7. Apa perbedaan antara Cytotec dan Mifepristone?

  • Cytotec (Misoprostol): Merangsang kontraksi rahim untuk mengeluarkan jaringan kehamilan.

  • Mifepristone: Menghambat hormon progesteron agar janin tidak berkembang. Sering digunakan bersamaan dengan Misoprostol untuk aborsi medis trimester pertama.

8. Apakah aborsi medis aman dilakukan sendiri di rumah?

Tidak aman. Aborsi medis harus selalu diawasi dokter untuk menghindari komplikasi serius seperti pendarahan hebat, infeksi, atau aborsi tidak tuntas.

9. Bagaimana dampak psikologis setelah menggunakan obat penggugur kandungan?

Banyak wanita mengalami kecemasan, rasa bersalah, hingga depresi. Konsultasi dengan psikolog atau psikiater bisa membantu pemulihan mental.

10. Di mana bisa mendapatkan informasi resmi tentang obat penggugur kandungan?

Informasi obat yang terdaftar dan aman dapat diperoleh dari BPOM, dokter, atau fasilitas kesehatan resmi. Hindari membeli obat aborsi secara ilegal atau dari situs online yang tidak resmi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.