AKURAT.CO Pemilik kucing sering menghadapi situasi di mana hewan peliharaannya kehilangan nafsu makan. Meski terkadang bersifat sementara, kondisi ini bisa jadi pertanda masalah lebih serius.
Baca Juga: 10 Cara Mengusir Kucing Liar dari Rumah dengan Aman Tanpa Menyakiti
Berdasarkan informasi dari Alodokter, berikut lima penyebab paling umum kucing tidak mau makan serta cara menanganinya.
1. Makanan tidak disukai atau ada perubahan mendadak
Kucing bisa menjadi picky eater. Bila jenis makanan atau rasa berubah secara tiba-tiba, mereka mungkin menolak mencicipinya. Juga, bosan pada menu yang monoton bisa menjadi penyebab.
Solusi: Ganti perlahan jenis atau merek makanan. Variasikan rasa untuk menarik selera mereka.
2. Tumpukan hairball (bola bulu) atau benda asing di sistem pencernaan
Karena kebiasaan menjilati bulu sendiri atau kucing lain, bulu bisa tertelan lalu menumpuk dan membentuk hairball. Ini bisa membuat perut kucing terasa begah dan menyebabkan muntah atau menolak makan. Selain itu, benda asing seperti tisu atau mainan kecil yang tertelan juga bisa mengganggu.
Solusi: Sisir bulu secara rutin, gunakan makanan yang membantu melancarkan pencernaan bulu, dan hindari benda-benda kecil di lingkungan kucing.
3. Masalah gigi atau mulut
Sakit gigi, radang gusi, atau luka di mulut membuat kucing merasa sakit saat mengunyah. Ketidaknyamanan ini bisa langsung mengganggu nafsu makan. Biasanya disertai gejala seperti bau mulut, air liur berlebihan, atau gusi berdarah.
Solusi: Periksakan ke dokter hewan. Gunakan makanan yang lembut tepatnya saat masalah gigi belum diperbaiki.
4. Gangguan pencernaan atau penyakit dalam
Kucing bisa mengalami diare, gastroenteritis, infeksi saluran pencernaan, masalah hati atau pankreas. Kondisi-kondisi ini membuatnya mual, sakit perut, dan pada akhirnya tidak mau makan.
Solusi: Segera konsultasi ke dokter hewan jika kucing muntah berkepanjangan, diare berat, atau menunjukkan tanda penyakit sistemik. Pengobatan sesuai diagnosis penting agar tak berkembang parah.
5. Infeksi saluran pernapasan & gangguan penciuman
Penyakit seperti flu kucing atau infeksi virus bakterial dapat mengganggu indera penciuman. Karena aroma makanan adalah salah satu penentu nafsu makan, gangguan penciuman membuat kucing tidak tertarik pada makanan, terutama jika makanan bau atau aromanya tidak mencolok.
Solusi: Pastikan lingkungan bersih, kucing mendapat cukup ventilasi, dan bila perlu kunjungi dokter untuk terapi atau obat-obatan yang cocok.
Jika setelah dua hari kucing tetap tidak mau makan, apalagi disertai gejala seperti muntah, diare, lemas, jangan menunda membawa ke dokter hewan.
Deteksi dan penanganan dini sangat penting supaya kesehatan kucing tidak memburuk.
Baca Juga: 5 Kucing Terkecil di Dunia, Salah Satunya Bisa Muat di Telapak Tangan!
Semoga artikel ini membantu pemilik kucing memahami dan segera bertindak bila hewan kesayangannya kehilangan selera makan.
Dinda NS (Magang)