AI Bantu Deteksi Kanker Paru Lebih Awal, 50 Ribu Kasus Diidentifikasi di 20 Negara

AKURAT.CO Inovasi kecerdasan buatan (AI) kini memainkan peran penting dalam deteksi dini kanker paru, berkat kolaborasi antara AstraZeneca dan perusahaan teknologi kesehatan Qure.ai.
Program ini telah memindai lebih dari 5 juta rontgen dada (CXR) di lebih dari 20 negara di Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin, dan berhasil mengidentifikasi hampir 50.000 individu dengan risiko tinggi kanker paru.
Dilansir Medical Dialogues, teknologi qXR milik Qure.ai menggunakan algoritma AI untuk menganalisis rontgen dada rutin dan mendeteksi kelainan yang mungkin menunjukkan adanya kanker paru.
Program ini telah berhasil diimplementasikan di negara-negara seperti Kolombia, El Salvador, dan India, di mana akses terhadap CT scan dan spesialis radiologi terbatas.
Dengan memprioritaskan individu berisiko tinggi untuk pemeriksaan lanjutan, teknologi ini membantu mengoptimalkan sumber daya medis yang terbatas.
Inisiatif ini merupakan bagian dari tantangan "1 Billion Lives" oleh World Economic Forum, yang bertujuan meningkatkan akses layanan kesehatan melalui teknologi digital.
AstraZeneca kini bekerja sama dengan kementerian kesehatan dan pembuat kebijakan untuk mengintegrasikan skrining berbasis AI ke dalam strategi kesehatan nasional, terutama di negara-negara berpenghasilan menengah dan rendah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








