Akurat

Kenali Penyebab Mimisan pada Ibu Hamil, PAFI Berikan Solusi Pengobatan

Eko Krisyanto | 19 April 2025, 14:35 WIB
Kenali Penyebab Mimisan pada Ibu Hamil, PAFI Berikan Solusi Pengobatan

 

AKURAT.CO - Berbicara tentang gangguan kesehatan pada ibu hamil, salah satunya yang dapat dialami adalah mimisan. Mimisan dapat terjadi karena pasokan darah dapat meningkat sebesar lima puluh persen selama kehamilan, pembuluh darah di hidung menjadi lebih rapuh dan rentan pecah.

Mimisan pada ibu hamil ini cukup berbahaya apabila tidak segera diobati. Mimisan terjadi sekitar 1 dari 5 wanita hamil, yang umumnya terjadi pada trimester pertama dan kedua.

PAFI dengan alamat website pafikotatanjungbalai.org adalah salah satu organisasi kesehatan terbesar di Indonesia, yang sangat peduli dengan kesehatan masyarakat. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia berusaha dalam meningkatkan profesionalisme mereka, terutama di bidang farmasi. Hal ini bertujuan dalam memberikan pelayanan kesehatan optimal bagi masyarakat.

Organisasi kesehatan PAFI aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penyebab mimisan pada ibu hamil, serta rekomendasi obat yang bisa dikonsumsi bagi penderitanya.

Apa saja faktor penyebab terjadinya mimisan pada ibu hamil?

Secara umum, mimisan pada ibu hamil merupakan kondisi umum yang ditandai dengan keluarnya darah dari rongga hidung akibat pecahnya pembuluh darah di dalam hidung. Dalam istilah medis, mimisan disebut epistaksis. Perdarahan ini bisa terjadi pada salah satu atau kedua lubang hidung dan durasinya bervariasi, mulai dari beberapa detik hingga lebih dari 20 menit. Berikut adalah beberapa faktor penyebab terjadinya mimisan pada ibu hamil yang perlu diperhatikan meliputi:

  1. Adanya peningkatan volume darah dan perubahan sirkulasi

Selama kehamilan, tubuh ibu mengalami peningkatan volume darah hingga sekitar 40-50% untuk memenuhi kebutuhan janin yang sedang berkembang. Peningkatan volume darah ini menyebabkan tekanan pada pembuluh darah kecil, khususnya di area hidung yang memiliki banyak pembuluh darah halus (kapiler). Pembuluh darah ini menjadi lebih rentan pecah akibat tekanan darah yang meningkat, sehingga mudah terjadi mimisan.

  1. Perubahan hormon, terutama estrogen

Hormon estrogen meningkat signifikan selama kehamilan dan memiliki efek langsung pada pembuluh darah serta jaringan tubuh. Estrogen menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih melebar dan dindingnya lebih tipis. Selain itu, hormon ini juga menyebabkan pembengkakan pada selaput lendir hidung (rhinitis kehamilan). Kondisi ini membuat lapisan hidung menjadi lebih sensitif dan mudah berdarah saat terjadi iritasi ringan.

  1. Rhinitis kehamilan

Rhinitis kehamilan adalah kondisi umum yang terjadi pada sekitar 20-30% ibu hamil, terutama pada trimester kedua dan ketiga. Kondisi ini ditandai dengan pembengkakan dan peradangan pada selaput lendir hidung, menyebabkan hidung tersumbat, berair, dan mudah berdarah. Rhinitis kehamilan disebabkan oleh perubahan hormon dan peningkatan aliran darah ke area hidung.

  1. Adanya dehidrasi

Ibu hamil sering mengalami perubahan kondisi tubuh yang bisa menyebabkan dehidrasi, seperti mual dan muntah di awal kehamilan. Dehidrasi menyebabkan selaput lendir hidung menjadi kering dan rapuh, sehingga pembuluh darah halus di hidung mudah pecah dan menyebabkan mimisan. Selain itu, udara yang terlalu kering, terutama di musim dingin atau di ruangan ber-AC, juga memperparah kondisi ini.

  1. Kondisi medis lainnya

Faktor terakhir yang menyebabkan mimisan pada ibu hamil adalah hipertensi maupun penyakit ginjal. Apabila ibu hamil mengalami hipertensi, dapat terjadi tekanan darah tinggi dapat memperbesar resiko pecahnya pembuluh darah di hidung.

Apa saja obat yang tepat untuk mengobati mimisan pada ibu hamil?

PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) telah melakukan penelitian lanjut mengenai penyebab utama dari mimisan pada ibu hamil. Berikut adalah beberapa jenis obat yang umum digunakan untuk mengurangi gejala mimisan pada bumil serta membantu mengelola kondisi tersebut meliputi:

  1. Asam traneksamat

Asam traneksamat adalah obat golongan antifibrinolitik yang digunakan untuk mencegah dan menghentikan perdarahan pada berbagai kondisi, seperti mimisan yang tidak kunjung berhenti, perdarahan berat saat menstruasi, perdarahan pasca operasi, pencabutan gigi, serta kondisi medis tertentu seperti hemofilia dan angioedema herediter. Untuk penggunaan pada ibu hamil, membutuhkan resep langsung dan anjuran dari apoteker.

  1. Suplemen Vitamin K dan Vitamin C

Suplemen ini bermanfaat dalam mengurangi mimisan pada ibu hamil. Suplemen berperan penting dalam membantu mengatasi dan mencegah mimisan, terutama dengan menjaga kesehatan dan kekuatan pembuluh darah serta proses pembekuan darah. Untuk dosis yang aman, membutuhkan resep dari apoteker.

Selain mengonsumsi obat-obatan, beberapa cara lain untuk mengurangi mimisan pada ibu hamil seperti menggunakan larutan air garam dan cuka sari apel. Meneteskan larutan air garam ke dalam hidung dapat membantu melembapkan selaput lendir hidung yang kering serta mencegah iritasi yang memicu mimisan.

Sedangkan, penggunaan cuka sari apel dengan cara mencelupkan kapas dan menempelkannya di lubang hidung selama 5–10 menit dipercaya dapat membantu menyempitkan pembuluh darah dan menghentikan mimisan. 

Penting untuk selalu berkonsultasi dengan apoteker agar mendapatkan rekomendasi obat serta dosis yang sesuai. []

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
A