AKURAT.CO Strabismus atau mata juling, memengaruhi sekitar 1,93 persen populasi dunia, setara dengan 148 juta orang. Kondisi ini tidak hanya mengganggu fungsi penglihatan, tetapi juga berdampak besar pada psikososial penderitanya.
Menanggapi tantangan ini, JEC Eye Hospitals and Clinics kembali mengadakan program tahunan 'Bakti Sosial Operasi Mata Juling JEC'. Program ini mencakup edukasi kesehatan tentang strabismus dan operasi mata juling gratis bagi yang membutuhkan.
Menurut Dr. Gusti G. Suardana, SpM(K), Dokter Subspesialis Konsultan Strabismus JEC Eye Hospitals & Clinics, stigma terhadap penyandang mata juling sering kali menjadi hambatan.
"Efek mata juling tidak berhenti pada terganggunya penglihatan. Kualitas hidup mereka pun menurun sebab kepercayaan diri yang terusik dan interaksi sosial yang terbatas," paparnya, saat acara Seminar dan Bakti Sosial Strabismus JEC di Jakarta Barat, Sabtu (16/11/2024).
Strabismus terjadi akibat lemahnya kontrol otak terhadap otot mata sehingga bola mata tidak sejajar. Kondisi ini dapat menyebabkan pandangan kabur, penglihatan ganda, sakit kepala, hingga kelelahan saat belajar atau bekerja.
Pada anak-anak, dampaknya lebih serius, termasuk risiko mata malas (ambliopia) dan gangguan perkembangan kemampuan penglihatan tiga dimensi.
Penelitian juga menunjukkan bahwa penyandang strabismus memiliki risiko 10 persen lebih tinggi mengalami gangguan mental, seperti depresi, ansietas, hingga skizofrenia.
"Mereka harus kita dorong agar bangkit, salah satunya melalui operasi mata juling. Inilah yang mengukuhkan kami untuk melanjutkan Bakti Sosial Operasi Mata Juling JEC," tambah Dr. Gusti.
JEC berharap dapat memberikan harapan baru bagi para penyandang strabismus dan mengurangi stigma yang melekat di masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T







