Akurat

Apa Kepanjangan dari SPECT dalam SPECT/CT?

Sultan Tanjung | 1 Agustus 2024, 17:30 WIB
Apa Kepanjangan dari SPECT dalam SPECT/CT?

AKURAT.CO Single Photon Emission Computed Tomography (SPECT) adalah teknologi pencitraan medis yang sering digunakan dalam diagnosis berbagai penyakit.

Ketika dikombinasikan dengan Computed Tomography (CT), SPECT/CT memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kondisi pasien dengan menggabungkan informasi fungsional dan anatomi.

Sebagaimana dilansir dari LinkSehat Kemenkes, artikel ini akan mengulas kepanjangan dari SPECT dalam SPECT/CT, serta menjelaskan prinsip dasar dan manfaat dari teknologi ini, berdasarkan penjelasan dari berbagai jurnal ilmiah dan sumber terpercaya.

1. Kepanjangan SPECT 

SPECT adalah singkatan dari Single Photon Emission Computed Tomography. Teknologi ini menggunakan radioisotop yang memancarkan foton gamma tunggal untuk menghasilkan gambar tiga dimensi dari organ dan jaringan tubuh. 

SPECT memungkinkan dokter untuk melihat aktivitas fungsional dalam tubuh, seperti aliran darah dan metabolisme, yang tidak dapat dilihat dengan teknik pencitraan konvensional.

2. Prinsip Dasar SPECT

  • Injeksi Radioisotop: Proses SPECT dimulai dengan penyuntikan radioisotop ke dalam tubuh pasien. Radioisotop ini akan terdistribusi ke organ atau jaringan target sesuai dengan sifat biokimianya.
  • Deteksi Foton Gamma: Kamera gamma digunakan untuk mendeteksi foton gamma yang dipancarkan oleh radioisotop di dalam tubuh. Kamera ini berputar di sekitar tubuh pasien untuk menangkap sinyal dari berbagai sudut.
  • Rekonstruksi Gambar: Data yang diperoleh dari detektor gamma kemudian diproses oleh komputer untuk merekonstruksi gambar tiga dimensi. Algoritma rekonstruksi digunakan untuk menghasilkan gambar yang jelas dan akurat.

3. Manfaat Kombinasi SPECT/CT

  • Peningkatan Akurasi Diagnostik: Kombinasi SPECT/CT meningkatkan akurasi diagnostik dengan menggabungkan informasi fungsional dari SPECT dan informasi anatomi dari CT. Hal ini memungkinkan dokter untuk mengidentifikasi lokasi yang tepat dari kelainan fungsional yang terdeteksi oleh SPECT.
  • Koreksi Atensi: Data CT digunakan untuk mengoreksi efek atensi dalam pencitraan SPECT, menghasilkan gambar yang lebih akurat dan jelas.
  • Evaluasi Penyakit Jantung: SPECT/CT sangat berguna dalam evaluasi penyakit jantung, memungkinkan penilaian aliran darah ke jantung dan deteksi adanya penyumbatan atau penyempitan pada arteri koroner.
  • Deteksi dan Evaluasi Tumor: Dalam penilaian tumor, SPECT/CT memberikan informasi yang lebih komprehensif tentang lokasi, ukuran, dan aktivitas metabolik tumor.

Kesimpulan

SPECT adalah singkatan dari Single Photon Emission Computed Tomography, sebuah teknologi pencitraan medis yang penting dalam diagnosis berbagai penyakit.

Ketika dikombinasikan dengan CT, SPECT/CT memberikan gambaran yang lebih komprehensif dengan menggabungkan informasi fungsional dan anatomi.

Manfaat utama dari kombinasi ini termasuk peningkatan akurasi diagnostik, koreksi atensi, evaluasi penyakit jantung, dan deteksi serta evaluasi tumor.

Dengan demikian, SPECT/CT memainkan peran penting dalam praktik medis modern, membantu dokter dalam membuat keputusan yang lebih tepat dan efektif dalam perawatan pasien.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.