Akurat

Pentingnya Mengurangi Screen Time pada Anak untuk Mencegah Mata Kering

Petrus C. Vianney | 31 Juli 2024, 22:53 WIB
Pentingnya Mengurangi Screen Time pada Anak untuk Mencegah Mata Kering

AKURAT.CO Penggunaan layar pada anak-anak perlu diawasi dengan ketat oleh orang tua. Berdasarkan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), ada batasan waktu screen time yang dianjurkan untuk setiap kelompok usia anak.

Anak di bawah 1 tahun dilarang menatap layar gawai. Anak usia 1-3 tahun disarankan screen time tidak lebih dari satu jam per hari, khususnya hanya untuk video chatting bagi anak usia 1-2 tahun.

Untuk anak usia 3-6 tahun, screen time maksimal satu jam per hari, sementara anak usia 6-12 tahun maksimal 90 menit per hari. Anak usia 12-18 tahun dibatasi hingga dua jam per hari.

Namun, realitanya jauh dari rekomendasi ini. Studi di Korea menemukan anak usia 9-12 tahun menatap layar lebih dari 3,18 jam per hari, sementara studi di Perancis menemukan anak usia 7-19 tahun menatap layar lebih dari 3 jam per hari.

Data dari RS Mata JEC @ Kedoya dan JEC @ Menteng menunjukkan peningkatan 62 persen pasien mata kering pada 2022 dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam empat tahun terakhir, JEC telah menangani lebih dari empat ribu pasien dengan gangguan mata kering.

Dr. Niluh Archi S. R., SpM (dr. Manda), dokter mata kering dan lensa kontak di JEC, menjelaskan bahwa jika tidak ditangani, mata kering kronis bisa menyebabkan peradangan, infeksi, ulkus kornea dan pandangan kabur yang mempengaruhi kemampuan membaca.

"Mengantisipasi itu, pemeriksaan mata secara dini dan berkala menjadi solusi untuk mencegah dampak mata kering pada anak," jelas dr. Manda, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Rabu (31/7/2024).

JEC telah menyediakan JEC Dry Eye Service, layanan terpadu untuk mengatasi mata kering, termasuk pada anak-anak. Layanan ini mencakup edukasi, konsultasi, diagnostik dan terapi.

Pemeriksaan meliputi Dry Eye Questionnaire, Schirmer Test, Tear Break Up Time, Ocular Surface Staining, Meibography, TearLab® Osmometer dan keratograph.

Tim ahli JEC Dry Eye Service memberikan penanganan sesuai hasil pemeriksaan, mulai dari artificial tears, punctal plug, hingga anti-inflamasi dan antibiotik tetes mata.

Dalam rangka Bulan Peringatan Mata Kering dan Hari Anak Nasional, JEC berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai mata kering yang semakin banyak terjadi pada anak-anak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.