Akurat

6 Cara Mengatasi Gangguan Pencernaan Saat Puasa

Iwan Gunawan | 12 Maret 2024, 14:17 WIB
6 Cara Mengatasi Gangguan Pencernaan Saat Puasa

AKURAT.CO Selama Ramadan, umat muslim melakukan ibadah puasa, sehingga mengalami pergeseran rutinitas dari waktu makan normal. Hal ini tentu berdampak pada tubuh, terutama bagi penderita gangguan pencernaan.

Diketahui, puasa merupakan latihan spiritual dengan beragam manfaat bagi kesehatan. Namun, aktivitas ini bisa menjadi bumerang apabila tidak dilakukan dengan pola makan yang baik.

Selama puasa di bulan Ramadan, gangguan umum pada sistem pencernaan, seperti mulas dan asam lambung kerap terjadi. Pemicu terjadinnya gangguan tersebut biasanya karena makan berlebihan secara tiba-tiba setelah berpuasa dalam waktu lama atau mengonsumsi makanan berlemak dan pedas dalam jumlah besar.

Baca Juga: Doa Hari Pertama di Bulan Puasa Ramadhan, Segera Amalkan Agar Allah Lipatgandakan Pahala Setiap Amalan di Bulan Puasa

Spesialis dari Klinik Gastroenterologi di Klinik Cleveland Abu Dhabi, mengatakan bahwa terjadi lonjakan pasien selama Ramadan. Keluhan yang umum terjadi, antara lain penyakit refluks gastroesofagus (GERD), dimana, makanan mengalir kembali dari lambung ke kerongkongan. Adapun penyakit lain seperti maag yang disebabkan oleh peradagan pada lapisan lambung.

Dikutip dari Cleveland Clinic Abu Dhabi, Selasa (12/3/2024) para ahli membagikan 6 tips untuk mengatasi gangguan pencernaan saat puasa, berikut tipsnya:

1. Minum banyak air

Minum banyak air sebelum berpuasa menjadi hal penting, agar tubuh tetap terhidrasi. Selain membantu melancarkan pencernaan, ini juga dapat membantu masalah kesehatan umum lainnya yang terkait dengan lama tidak makan, seperti sembelit, sakit kepala, dan sakit punggung. Cobalah minum 2 hingga 3 liter sehari, dan minumlah sedikit demi sedikit, dalam jangka waktu lama, daripada mengonsumsi semuanya sekaligus, karena hal ini, akan memudahkan tubuh untuk menyerapnya.

Hindari minuman bersoda karena mengandung banyak gula dan gas, yang dapat menyebabkan kembung. Usahakan juga untuk menghindari kafein, karena bersifat diuretik, dan akan menyebabkan lebih sering ke kamar mandi sehingga menjadi dehidrasi.

Kafein juga bisa menyebabkan kram perut dan diare jika dikonsumsi saat perut kosong.

2. Hindari makan berlebihan

Hal ini mungkin sulit dilakukan jika belum makan sepanjang hari, namun berbuka puasa dengan porsi besar dapat menyebabkan kram perut, dan naiknya asam lambung yang parah, sehingga menyebabkan rusaknya tenggorokan dalam jangka waktu lama. Maka dari itu, usahakan berbuka puasa dengan camilan kecil dan batasi waktu makan di luar kebiasaan.

3. Hindari makanan tinggi lemak

Makanan tinggi lemak dapat memicu tubuh merasa lesu dan secara umum tidak sehat, makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi, membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Hal ini dapat menyebabkan sakit perut dan menimbulkan perasaan mual.

4. Jangan tidur dengan perut kenyang

Usahakan berhenti makan minimal 2 jam sebelum tidur. Hal ini bisa menjadi permasalahan kesehatan jika makan dibatasi pada malam hari, namun tidur dengan perut yang sangat kenyang dapat menghalangi sistem pencernaan untuk bekerja dengan baik.

5. Makan lebih banyak serat

Serat adalah salah satu makanan paling baik dalam sistem pencernaan, sebab dapat membantu mencegah kembung dan sembelit. Namun mendapatkan cukup serat, saat berpuasa memiliki dampak yang baik untuk tubuh. Maka dari itu, pilih makanan utuh dan makanan gandum bila memungkinkan dan tambahkan kacang-kacangan ke dalam makanan.

Baca Juga: Setuju Ya Stamina Itu Penting untuk Tubuh, Kacang-Kacangan Ini Dapat Membantu

6. Konsultasi dengan dokter

Jika mempunyai masalah pencernaan, selalu konsultasikan dengan dokter tentang dampak perubahan rutinitas makan saat puasa. Penting juga untuk berdiskusi terkait penyesuaian rutinitas pengobatan selama bulan Ramadan untuk menghindari obat-obatan yang dapat membahayakan usus. Meskipun gangguan pencernaan ringan sering terjadi dan mudah ditangani, selalu temui dokter jika mengalami gejala baru atau mengkhawatirkan saat berpuasa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

I
Reporter
Iwan Gunawan
R