Sulit Dideteksi, Berikut 5 Gejala Kanker Pankreas yang Tidak Boleh Diabaikan

AKURAT.CO Kanker pankreas merujuk pada pertumbuhan sel kanker di dalam organ pankreas.
Kondisi ini seringkali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga sulit dideteksi pada awal perkembangannya.
Gejala kanker pankreas biasanya muncul ketika kanker sudah mencapai tahap lanjut atau ketika sel kanker telah menyebar ke organ lain.
Organ pankreas sendiri memainkan peran penting dalam tubuh dengan fungsi-fungsi seperti memproduksi hormon insulin dan glukagon untuk menjaga stabilitas kadar gula darah.
Selain itu, pankreas juga menghasilkan enzim yang membantu dalam pencernaan nutrisi dari makanan. Oleh karena itu, mengetahui gejala kanker pankreas sangatlah penting.
1. Sakit Pada Perut atau Punggung
Sensasi nyeri ini umumnya dirasakan di daerah perut bagian atas atau bagian tengah punggung.
Keadaan ini sering terjadi ketika tumor terbentuk di inti atau ujung pankreas, sehingga menekan tulang belakang.
Baca Juga: Jadi Tempat Rizal Ramli Tutup Usia, Begini Sejarah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo atau RSCM Jakarta
Namun, nyeri ini juga mungkin disebabkan oleh tekanan tumor pada saraf atau organ di sekitar pankreas. Intensitas rasa sakit ini dapat meningkat saat seseorang sedang makan atau berbaring.
2. Sakit Kuning
Penyakit kuning adalah istilah medis yang dipakai ketika kondisi tubuh, terutama kulit dan mata berubah warna jadi kekuning-kuningan.
Meskipun gejala ini sering terkait dengan penderita hepatitis, tetapi tidak jarang juga terjadi pada penderita kanker pankreas.
Penyakit ini muncul karena sel kanker menghambat saluran empedu dalam membuang bilirubin, yang menyebabkan penumpukan zat tersebut dalam darah.
3. Kulit Gatal dan Urine Berwarna Gelap
Selain gejala penyakit kuning, tingkat bilirubin yang tidak normal dapat mengakibatkan perubahan warna urine menjadi gelap dan muncul rasa gatal pada kulit.
Bilirubin, yang merupakan zat berwarna kuning, memiliki peran penting dalam pemecahan plasma darah.
Jika proses distribusinya terhambat, penumpukan bilirubin dapat menjadi pemicu kondisi serius seperti kanker pankreas.
Baca Juga: Prabowo Bakal Impor 2,5 Juta Sapi dari India Untuk Program Susu Gratis
4. Berat Badan Menurun
Saat seseorang mengidap kanker pankreas, berat badannya cenderung menurun tanpa sebab yang jelas.
Gejala ini lebih sering terjadi ketika kanker muncul di bagian kepala pankreas.
Keadaan ini dapat menyebabkan pasien merasa mudah lelah dan menjadi lemah.
Penyebab dari gejala ini adalah kehilangan nafsu makan yang timbul karena ketidaknyamanan yang terjadi setiap kali pasien mencoba makan.
Hal ini umumnya disebabkan oleh perebutan nutrisi antara sel normal dan sel kanker dalam tubuh terhadap sumber daya nutrisi dari makanan yang dikonsumsi oleh pasien.
5. Diabetes
Sebagian pasien yang dinyatakan menderita kanker pankreas seringkali juga mengalami diabetes atau tingginya kadar gula darah.
Ketika seseorang mengalami diabetes, itu berarti pankreas tidak dapat menghasilkan cukup insulin yang diperlukan untuk mengatur kadar gula darah.
Dampaknya, tingkat gula darah dalam tubuh meningkat. Gula tersebut kemudian dikeluarkan dari tubuh melalui urine, yang juga membawa sejumlah air dari dalam tubuh.
Hal ini dapat menyebabkan kelelahan, frekuensi buang air kecil yang meningkat, penurunan berat badan, dan kehilangan nafsu makan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









