Akurat

7 Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik Hingga Sesak Napas

Iim Halimatus Sadiyah | 12 September 2023, 18:30 WIB
7 Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik Hingga Sesak Napas

AKURAT.CO Bagi kamu yang memiliki riwayat penyakit asam lambung, makan perlu tahu pertolongan pertama saat asam lambung naik. Pasalnya, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari hingga menimbun masak kesehatan lainnya.

Mengutip berbagai sumber, Selasa (12/9/2023), penyakit asam lambung atau yang dikenal dengan gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan gangguan pencernaan akibat melemahnya katup penyekat lambung dan kerongkongan. 

Hal tersebut yang kemudian akan membuat asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Ketika sudah sampai tahap gejala sesak napas, maka kamu harus melakukan sejumlah pertolongan pertama saat asam lambung naik.

Pertolongan saat Asam Lambung Naik

1. Lakukan pernapasan diafragma

Pernapasan diafragma merupakan latihan pernapasan yang melibatkan otot diafragma. Banyak yang mengatakan bahwaelakukan latihan pernapasan ini dapat membantu meningkatkan kapasitas paru-paru agar napas menjadi lebih lega.

Berikut langkah-langkah untuk melakukannya:

  • Duduk di kursi lalu letakkan tangan di perut.
  • Tarik napas perlahan melalui hidung dan rasakan perut bergerak naik.
  • Embuskan napas perlahan melalui mulut dengan bibir yang dikecurutkan sambil mengencangkan otot perut. 
  • Rasakan perut Anda masuk ke dalam saat mengembuskan napas. Lakikan secara berulang hingga napas membaik.

2. Bersandar pada dinding

Selanjutnya, pertolongan pertama saat asam lambunh naik yaitu dengan berdiri di dekat dinding sebagai penopang punggung. Teknik ini bertujuan agar saluran pernapasan menjadi lebih baik dan rileks sehingga meredakan sesak napas.

3. Berbaring dengan bantal yang ditinggikan

Ketika merasa sesak napas akibat asam lambung naik, cobalah berbaring di atas tempat tidur dengan posisi ke arah kiri dan terlentang. Kemudian posisi kepala dan lutut ditinggikan dan menaruh dua buah bantal di bawah kepala dan lutut.

Dengan teknik meninggikan posisi kepala saat berbaring dapat membantu makanan menjadi lebih mudah dicerna di lambung dan tidak naik ke kerongkongan.

4. Lakukan pursed-lip breathing

Teknik pursed-lip breathing merupakan salah satu cara mengatasi asam lambung naik yang bertujuan untuk memperlambat pernapasan. Latihan yang satu ini juga akan membantu kamu mengeluarkan udara di paru-paru dengan lebih maksimal, sehingga udara yang masuk menjadi lebih banyak.

5. Duduk dengan dada condong ke depan

Untuk melakukan metode yang satu ini cukup mudah diikuti. Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Duduk di kursi dengan posisi telapak kaki menapak rata ke lantai.
  • Condongkan dada ke depan dan sandarkan siku ke lutut.
  • Tarik dan embuskan napas sambil memastikan otot leher dan bahu tetap rileks.
  • Lakukan metode ono beberapa saat sampai sesak napas karena asam lambung mulai mereda.

6. Arahkan kipas angin ke wajah

Mungkin banyak yang belum tahu, ternyata kipas angin bisa menjadi pertolongan pertama saat asam lambung naik. Mengarahkakan kipas angin kecil ke wajah selama beberapa waktu bisa membuat pernapasan membaik.

7. Duduk dengan kepala bersandar pada meja

Apabila kamu mengalami gejala asam lambung naik, cobalah untuk langsung duduk di tempat yang tersedia kursi dan meja. Hal ini akan mempermudah kamu untuk meletakkan kepala di atas meja.

Arahkan tubuh menghadap ke meja, lalu condongkan dada sedikit ke depan dan letakkan lengan di atas meja. Jadikan lengan sebagai tumpuan kepala atau menggunakan bantal kecil agar posisi kepala lebih nyaman.

Pasalnya, posisi yang dilakukan tersebut dapat meningkatkan kapasitas paru-paru, sehingga kamu menjadi lebih mudah dan nyaman dalam mengatur napas.

Itulah informasi lengkap mengenai pertolongan pertama saat asam lambung naik hingga merasakan sesak napas. Jika sesak napas tak kunjung mereda, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih baik.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.