Akurat

8 Bahaya Menahan Bersin, Bisa Membuat Gendang Telinga Pecah

| 28 Agustus 2023, 18:00 WIB
8 Bahaya Menahan Bersin, Bisa Membuat Gendang Telinga Pecah

Bersin merupakan cara alami tubuh untuk mengeluarkan atau membuang benda asing yang menyebabkan gangguan di hidung dan tenggorokan. Benda asing tersebut bisa berupa banyak hal, misalnya debu, gas kimia, hingga virus atau bakteri. Karena alasah inilah bersin sebaiknya jangan ditahan.

Baca Juga: Waspada! Varian Baru Covid Pirola Mulai Menyebar, Ini Gejalanya

Apa Saja Penyebab Terjadinya Bersin?

Ada beberapa hal yang dapat memicu terjadinya reaksi bersin, antara lain:

1. Alergi

Alergi terjadi karena reaksi kekebalan tubuh yang berlebihan terhadap benda atau zat tertentu, misalnya kutu, tungau, bulu hewan, serbuk sari, asap rokok, parfum, atau debu.

Ketika kamu terpapar faktor pencetus alergi (alergen), hidung akan terasa gatal dan tubuh akan berusaha untuk mengeluarkan pencetus alergi tersebut. Salah satu penyakit yang dapat menyebabkan orang sering bersin karena alergi adalah rhinitis alergi.

2. Iritasi dan Peradangan di Hidung

Bersin juga bisa terjadi karena adanya iritasi atau peradangan di hidung, misalnya karena infeksi. Beberapa penyakit atau kondisi yang sering menyebabkan terjadinya bersin adalah pilek, flu, dan rhinitis.

Selain itu, bersin juga bisa terjadi ketika seseorang menghirup zat atau gas yang dapat menyebabkan iritasi hidung, misalnya serbuk cabe atau lada. Ini dikarenakan kedua benda tersebut mengandung piperin, yaitu senyawa kimia yang menghasilkan rasa pedas.

3. Rangsangan Pada Wajah

Mencabut bulu di area wajah, seperti alis atau kumis, juga bisa memicu saraf pada wajah untuk mengirimkan sinyal bersin ke otak, sehingga menghasilkan reaksi bersin tersebut.

4. Olahraga

Berolahraga juga diketahui dapat memicu bersin pada sebagian orang. Hal ini dikarenakan saat berolahraga, aliran darah ke hidung akan berkurang dan membuat hidung menjadi lebih kering dan mudah bersin.

Selain itu, ketika berolahraga, seseorang akan menarik napas lebih cepat guna mencukupi kebutuhan oksigen tubuh. Hal ini bisa membuat benda asing, seperti debu, lebih banyak terhirup dan membuat hidung lebih mudah bersin.

Pada beberapa orang, bersin-bersin juga bisa terjadi saat berhubungan intim atau orgasme dan masalah psikologis tertentu, seperti stres. Selain itu, paparan sinar matahari terkadang juga bisa memicu bersin.

Apa Risiko dan Bahaya Menahan Bersin?

Beberapa dari kamu mungkin saja merasa tidak enak untuk bersin karena khawatir mengganggu orang-orang di sekitar. Meski demikian, menahan bersin bukanlah hal yang baik untuk dilakukan.

Dikutip dari laman Healthline, Senin (38/8/2023), berikut adalah risiko yang bisa saja terjadi saat seseorang sering menahan bersin:

Baca Juga: Meski Pahit, Ini 5 Manfaat Jus Pare Bagi Kesehatan Tubuh

1. Gendang Telinga Pecah

Saat tekanan di sistem pernapasan ditahan, Anda secara tidak langsung mengirim udara ke telinga. Udara bertekanan ini mengalir ke dalam tabung di setiap telinga yang terhubung salah satunya ke gendang telinga.

Para ahli mengatakan, tekanan dapat menyebabkan gendang telinga pecah. Bukan tak mungkin Anda juga akan kehilangan pendengaran.

2. Gangguan Pendengaran

Saat hendak bersin, tekanan udara di hidung, tenggorokan, dan tuba eustachius di dekat telinga akan meningkat. Jika tubuh tidak mengeluarkan udara tersebut melalui bersin, tekanan udara yang tinggi di dalam rongga kepala bisa tertahan dan hal ini dapat mengganggu pendengaran.

Kondisi ini bisa sembuh sendiri dalam beberapa hari atau minggu. Namun, pada kasus yang parah, hal ini bisa menyebabkan terjadinya luka di gendang telinga, sehingga perlu ditangani dengan pembedahan.

3. Infeksi

Bersin berfungsi untuk membersihkan hidung dari berbagai benda asing di dalam hindung, termasuk bakteri dan virus. Apabila bersin sering ditahan, bakteri dan virus akan berdiam di dalam hidung, sehingga bisa menimbulkan infeksi. Pada kasus tertentu, infeksi ini bisa menyebar hingga ke telinga.

4. Pembuluh Darah Pecah

Meski jarang, tapi ada kemungkinan menahan bersin dapat merusak pembuluh darah di beberapa titik. Misalnya pada mata, hidung, dan telinga.

Pecahnya pembuluh darah dapat terjadi akibat tekanan yang meningkat karena menahan bersin. Biasanya kondisi ini hanya memicu masalah ringan seperti kemerahan pada mata dan hidung.

5. Rusaknya Pembuluh Darah di Mata, Hidung, atau Gendang Telinga

Para ahli mengatakan, meski jarang terjadi, pembuluh darah di mata, hidung, atau gendang telinga mungkin rusak saat menahan bersin. Meningkatnya tekanan akibat tertahannya bersin dapat menyebabkan pembuluh darah di saluran hidung terjepit dan pecah.

Cedera seperti itu biasanya menyebabkan kerusakan dangkal pada penampilan kamu, seperti kemerahan pada mata atau hidung.

6. Cedera Diafragma

Diafragma adalah bagian otot dada di atas perut. Meskipun cedera ini jarang terjadi, dokter telah mengamati kasus udara bertekanan terperangkap di diafragma, sehingga membuat paru-paru menjadi rusak pada orang yang mencoba menahan bersin.

Ini adalah cedera yang mengancam jiwa yang memerlukan rawat inap segera. Dalam kasus yang lebih umum, kamu mungkin merasakan nyeri di dada setelah menahan bersin karena tekanan udara ekstra.

7. Cedera Otak

Menurut para ahli, tekanan akibat menahan bersin berpotensi menyebabkan pecahnya aneurisma otak. Ini adalah cedera yang mengancam jiwa yang dapat menyebabkan pendarahan di tengkorak di sekitar otak.

8. Tenggorokan Rusak

Dokter telah menemukan setidaknya satu kasus belakang tenggorokan yang pecah akibat menahan bersin. Hal ini dialami oleh pria berusia 34 tahun yang mengalami rasa sakit luar biasa pada tenggorokan hingga tak mampu berbicara dan menelan.

Sensasi tersebut muncul setelah pasien yang bersangkutan menahan bersin.

Untungnya, kasus serius akibat menahan bersin ini sebenarnya sangat jarang terjadi. Walau begitu, sebaiknya jangan menahan bersin karena bisa muncul rasa tak nyaman ini.

Saat bersin, jangan lupa untuk selalu menjaga kesopanan di mana pun berada. Tutup hidung dan mulut dengan lengan atau siku bagian dalam, atau pula tisu agar percikan air liur tidak menyebar ke orang atau benda di sekitar. Apalagi, jika kamu tengah mengidap masalah kesehatan tertentu. Jangan lupa cuci tangan setelahnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.