5 Dampak Buruk Rebahan, Berisiko Menaikkan Gula Darah Hingga Serangan Jantung!

AKURAT.CO Tidak sedikit orang yang memilih rebahan untuk menghabiskan waktu liburan atau akhir pekan. Padahal tanpa disadari terdapat berbagai dampak buruk rebahan yang bisa menghantui.
Meski rebahan sangat nyaman dilakukan, namun terlalu sering rebahan memiliki dampak buruk untuk tubuh seperti menaikkan kadar gula dalam darah dengan risiko terkena diabetes yang tinggi.
Dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (19/5/2023), lebih jelas di bawah ini dampak buruk rebahan yang menghantui.
5 Dampak Buruk Rebahan
1. Menaikkan kadar gula darah
Dampak buruk rebahan yang pertama yakni dapat menaikkan kadar gula darah dalam tubuh. Hal itu membuat seseorang yang terlalu lama rebahan memiliki risiko diabetes yang tinggi.
Ditambah jika rebahan sambil menikmati camilan yang disukai dan minuman yang memiliki kandungan gula yang banyak.
2. Obesitas
Rebahan artinya hanya tiduran di kasur tanpa melakukan aktivitas apapun. Hal tersebut tentu menyebabkan tubuh kurang bergerak atau melakukan aktivitas fisik.
Terlalu sering rebahan membuat seseorang mengalami kenaikan berat badan. Tidak mengherankan apabila orang yang terlalu banyak rebahan dapat mengalami obesitas.
3. Hilang fokus
Terlalu sering rebahan dengan posisi tengkurap juga memiliki dampak buruk terhadap paru-paru, posisi tersebut membuat paru-paru menjadi terhimpit.
Paru-paru yang terhimpit akan membuat kadar oksigen menjadi lebih sedikit juga membuat sirkulasi udara di dalam tubuh terganggu.
Hal tersebut dapat membuat seseorang kekurangan dalam menerima oksigen ke otak yang membuat sulit berkonsentrasi.
4. Menurunkan fungsi otak
Dampak buruk rebahan lainnya yakni menurunnya fungsi otak. Terlalu sering rebahan membuat otak mengalami gangguan fungsi kognitif dalam jangka panjang.
Hal itu dikarenakan aktivitas fisik memiliki manfaat yang penting untuk merangsang aliran darah yang penuh oksigen menuju otak. Selain itu, terlalu sering rebahan juga membuat terhambatnya perbaikan sel dan jaringan otak yang mulai rusak.
5. Serangan jantung
Jarang diketahui namun sangat berbahaya. Dampak buruk rebahan terakhir yakni dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.
Menurut penelitian dari Aerobics Research Center di Amerika Serikat, aktivitas fisik memiliki manfaat untuk mengurangi risiko stroke.
Tentu saja terlalu sering rebahan dapat menaikkan risiko tersebut bagi tubuh.
Itulah berbagai dampak buruk rebahan yang wajib diketahui. Daripada hanya rebahan, cobalah untuk melakukan berbagai aktivitas fisik yang disukai seperti olahraga ringan, jalan-jalan di taman atau berkebun untuk menghabiskan akhir pekanmu.
Semoga bermanfaat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 7Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 8Link Download Kalender 2027 PDF Lengkap dengan Tanggal Merah, Libur Nasional, dan Cuti Bersama
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok



