4 Tips Berolahraga Untuk Penderita Asma
AKURAT.CO Asma adalah suatu kondisi di mana saluran udara menyempit dan membengkak dan dapat menghasilkan lendir ekstra. Hal ini dapat membuat sulit bernapas dan memicu batuk, suara siulan (mengi) saat menarik napas dan sesak napas. Nah, kondisi inilah yang menyebabkan penderita asma selalu menghindari olahraga.
“Saat kita berolahraga, tubuh kita membutuhkan lebih banyak udara dan oksigen, dan ini membutuhkan paru-paru untuk bekerja lebih keras. Jika saluran udara meradang dan menyempit, maka memasukkan udara dan mengeluarkan karbon dioksida lebih sulit," kata Dr. Paul O'Connell, dikutip AKURAT.CO, Selasa (19/7/2022).
Tetapi asma tidak harus membiarkan asma menghalangi kamu untuk aktif dan berolahraga. Faktanya, American Lung Association menyebutkan bahwa ada banyak manfaat aktivitas fisik bagi penderita asma. Olahraga meningkatkan kapasitas paru-paru sehingga ada jumlah maksimum oksigen yang dapat digunakan tubuh. Juga, olahraga meningkatkan aliran darah ke paru-paru, dan aliran darah ke jantung yang memompa oksigen ke seluruh tubuh.
Berikut adalah tips berolahraga dengan aman jika kamu memiliki asma.
Berkonsultasi dengan dokter
Bicarakan dengan dokter tentang asma dan cara mengatasinya. Kamu mungkin memerlukan penggunaan inhaler yang diresepkan setiap hari. Selain itu, kamu juga disarankan untuk berhenti merokok, dan jika memungkinkan, hindari perokok.
"Hindari pemicu asma, beristirahat ketika asma kambuh, berolahraga dengan seseorang yang tahu kamu menderita asma, dan terlibat dalam latihan kekuatan daripada hanya aerobik," kata ahli paru-paru, Dr. Sophie Vergnaud.
Temukan latihan yang disukai
Penderita asma sangat tidak disarankan untuk melakukan latihan yang terlalu intens atau ekstrem. Namun, ada banyak latihan dan olahraga yang dianggap aman.
Vergnaud menyebutkan hiking, berenang, tenis, yoga, bersepeda, baseball, basket, senam, golf dan menari bisa menjadi sebagai pilihan.
“Olahraga ketahanan dalam suhu ekstrem, sepak bola, atau semua jenis olahraga jarak jauh, bisa lebih menantang, tetapi bukan tidak mungkin,” kata Vergnaud.
Selalu berhati-hati saat mencoba hal baru
Setelah memahami tentang kondisimu, mulailah dengan olahraga sederhana seperti berjalan kaki singkat atau bersepeda. Kemudian, perhatikan bagaimana tubuhmu bereaksi saat dan setelah berolahraga. O'Connell mengingatkan untuk membawa ponsel dan inhaler, jika terjadi sesuatu.
Kenali dan hindari pemicu asma
Dokter mungkin telah memberi tahu beberapa faktor yang memperburuk asma. Lakukan yang terbaik untuk menghindari hal-hal tersebut saat berolahraga.
“Ingat bahwa hal-hal di lingkungan seperti udara dingin, serbuk sari, asap dan asap dapat memicu asma , jadi perhatikan di mana dan kapan kamu berolahraga (misalnya, udara pagi yang dingin) dan bawa obat pereda," pesan O'Connell.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





