Ketahui Penyakit Radang Usus seperti yang Diderita Najwa Shihab

AKURAT.CO, Pembawa acara Najwa Shihab dikabarkan menderita penyakit gangguan usus sehingga harus dirawat di rumah sakit. Kondisi ini mengganggu sejumlah aktivitasnya termasuk acara siaran langsung ‘Mata Najwa’, andalannya.
Penyakit gangguan usus seperti radang usus merupakan suatu kondisi dimana terjadi peradangan atau inflamasi di usus. Penyakit ini ditandai dengan adanya kerusakan sel-sel di usus akibat infeksi, gangguan imunitas, dan beberapa sebab lain.
Penyakit ini dibedakan menjadi dua, sesuai dengan kondisi utama yaitu kolitis ulseratif dan penyakit Crohn.
Kolitis ulseratif merupakan penyakit radang usus yang menyebabkan terjadinya peradangan kronis dan perlukaan pada lapisan terdalam usus besar dan rektum. Sedangkan Crohn, peradangan yang terjadi biasanya menyebar hingga ke dalam jaringan hingga mengenai area lain diluar saluran pencernaan.
Ada banyak penyebab radang usus, beberapa yang paling sering ditemui antara lain sebagai berikut:
Infeksi
Infeksi yang paling sering jadi penyebab radang usus adalah virus dan bakteri. Umumnya, virus dan bakteri bisa masuk ke usus karena penderitanya mengkonsumsi makanan yang tidak bersih.
Sumbatan pembuluh darah
Adanya sumbatan pembuluh darah di usus menyebabkan sel-sel usus kekurangan oksigen dan mengalami peradangan. Kondisi sumbatan pembuluh darah ini umumnya disebabkan karena adanya tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi yang tidak ditangani dengan baik.
Efek samping obat
Ada beberapa jenis obat yang dapat mengiritasi saluran pencernaan, termasuk usus. Misalnya obat anti-nyeri, beberapa jenis obat untuk kanker, dan sebagainya.
Tidak semua radang usus dapat dicegah.
Namun untuk menurunkan risiko terkena radang usus, sebaiknya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan setelah makan dan pilihlah makanan dan minuman yang terjaga kebersihannya.
Lalu, Jangan merokok atau berada di lingkungan yang tercemar asap rokok.
Bila memiliki gangguan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, atau diabetes, maka harus bisa mengelola dengan kondisi tubuh, agar tekanan darah, kolesterol, dan gula darah terkontrol.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana




