Al Ghazali Diduga Sakit Stevens Johnson Syndrome, Ini Penjelasan Pakar

AKURAT.CO, Belum lama ini warganet dihebohkan oleh video viral pingsan Ahmad Al Ghazali atau lebih akrab disapa Al yang ditemukan dalam kendaraannya yang berhenti ditengah jalan dibilangan Condet, Jakarta Timur. Dalam video tersebut Al tampak di bopong oleh warga sekitar ke emparan toko. Al diberitakan sebelumnya juga pernah pingsan di tempat umum.
Apa yang dialami Al terakhir belakangan ini Ahmad Dhani mengatakan karena Al terkena penyakit Stevens Johnson Syndrome (SJS). Lalu, apa itu sebenarnya SJS?.
"Stevens Johnson Syndrome adalah sebuah penyakit yang jarang dan sulit untuk diprediksi. Salah satu penyebab yang paling sering adalah alergi obat. Seperti kita ketahui, berbagai macam obat dapat diperoleh dengan mudah di Indonesia," kata dr. Jonathan R Subekti, SpKK kepada AkuratHealth saat dihubungi belum lama ini.
Dokter yang berpraktek di salah satu klinik kecantikan ini menjelaskan penyakit SJS yang tingkatannya berat dapat menyebabkan kematian. Selain karena mengonsumsi bermacam-macam obat, penyebab lainnya ialah karena infeksi, vaksinasi dan keganasan.
"Gejala penyakit ini bervariasi dari ringan hingga berat. Pada kasus berat memang bisa menyebabkan kehilangan kesadaran hingga koma. Umumnya penyakit ini diawali gejala demam tinggi, batuk pilek, kemudian muncul kelainan pada kulit, mulut, kelamin dan mata," tambahnya.
Sambung Jo demikian Jonathan Subekti itu disapa menyarankan agar jangan mengonsumsi obat sembarangan. Kemudian, bila sudah tau alergi terhadap obat tertentu maka jangan sungkan menolak resep yang ditawarkan saat berobat dirumah sakit. Jangan sungkan, untuk menyampaikan kalau Anda memang alergi obat tersebut.
"Jika sudah terjadi, yang paling pertama harus dilakukan yaitu harus stop obat pencetus. Kemudian pergi berobat ke dokter agar mendapatkan perawatan secara lengkap," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





