Sudah Rutin Olahraga Tapi Berat Badan Tak Turun? Ini Penyebabnya

AKURAT.CO Banyak orang menjalani diet dengan rutin berolahraga, tetapi hasil di timbangan tak kunjung berubah. Kondisi ini sering menimbulkan pertanyaan: mengapa diet terasa gagal meski sudah disiplin berolahraga?
Faktanya, penurunan berat badan tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering Anda berolahraga. Ada berbagai faktor lain yang turut memengaruhi, mulai dari pola makan, kualitas tidur, hingga tingkat stres.
Berikut sejumlah penyebab diet gagal meski sudah rutin berolahraga.
Penyebab Diet Gagal Meski Rutin Berolahraga
1. Terlalu Banyak Kardio
Olahraga kardio memang baik untuk kesehatan jantung dan membantu membakar kalori. Namun, jika dilakukan berlebihan tanpa asupan nutrisi yang cukup, metabolisme tubuh bisa melambat. Akibatnya, pembakaran lemak menjadi kurang optimal.
2. Mengabaikan Latihan Kekuatan
Banyak orang fokus pada kardio dan melupakan latihan kekuatan seperti angkat beban. Padahal, latihan kekuatan membantu membangun massa otot. Semakin banyak otot, semakin tinggi kalori yang terbakar, bahkan saat tubuh sedang beristirahat.
3. Pola Makan Tidak Seimbang
Olahraga tidak akan efektif jika pola makan masih tinggi gula, lemak jenuh, dan karbohidrat olahan. Pastikan asupan tetap seimbang dengan protein, sayuran, buah, serta karbohidrat kompleks.
4. Terlalu Membatasi Karbohidrat dan Lemak
Karbohidrat dan lemak sehat merupakan sumber energi penting. Pembatasan yang terlalu ketat dapat memperlambat metabolisme dan memicu rasa lapar berlebihan. Pilih karbohidrat kompleks seperti gandum dan ubi, serta lemak sehat dari alpukat atau ikan.
Baca Juga: Komisi I Ingatkan Prabowo: Negosiasi Tarif AS Harus Utamakan Kepentingan Nasional
5. Kurang Minum Air
Dehidrasi dapat memicu rasa lapar palsu dan menurunkan performa tubuh saat berolahraga. Pastikan kebutuhan cairan tercukupi setiap hari.
6. Kurang Tidur
Tidur yang tidak cukup dapat mengganggu hormon pengatur nafsu makan, seperti ghrelin (hormon lapar). Akibatnya, keinginan makan meningkat dan berat badan sulit turun.
7. Stres Berlebihan
Stres memicu peningkatan hormon kortisol yang dapat menghambat pembakaran lemak dan mendorong penumpukan lemak, terutama di area perut.
8. Kebiasaan Diet yang Kurang Tepat
Melewatkan sarapan, sering mengonsumsi camilan manis, atau terlalu membatasi makronutrien juga dapat menggagalkan diet meski sudah rajin berolahraga.
Cara Berolahraga yang Tepat Saat Diet
Agar hasil lebih optimal, berikut beberapa panduan yang bisa diterapkan:
● Tingkatkan Durasi Secara Bertahap
Mulailah dengan 30 menit per hari, lalu tingkatkan secara bertahap hingga 45–60 menit sesuai kemampuan tubuh.
● Kombinasikan Kardio dan Latihan Kekuatan
Perpaduan keduanya membantu membakar lemak sekaligus membangun otot.
● Perbanyak Aktivitas Fisik Harian
Selain olahraga, aktivitas ringan seperti berjalan kaki, naik tangga, atau membersihkan rumah juga membantu membakar kalori tambahan.
● Perhatikan Kualitas Tidur
Usahakan tidur 7–9 jam per malam agar tubuh pulih optimal dan metabolisme tetap stabil.
● Kelola Stres dengan Baik
Luangkan waktu untuk relaksasi seperti meditasi, yoga, atau aktivitas santai agar hormon tetap seimbang.
Diet tidak hanya soal olahraga, tetapi juga keseimbangan antara nutrisi, istirahat, manajemen stres, dan konsistensi.
Baca Juga: Menko PM Desak Pemda Proaktif Perbarui Data PBI JKN Agar Bantuan Tepat Sasaran
Jika berat badan tetap sulit turun meski sudah mencoba berbagai cara, konsultasikan dengan dokter gizi atau ahli diet untuk mendapatkan program yang lebih personal dan sesuai kondisi tubuh.
Laporan: Lilis Anggraeni/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








