Mengenal GERD, Penyakit Asam Lambung yang Tak Boleh Diabaikan

AKURAT.CO Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan salah satu gangguan kesehatan yang cukup umum terjadi di masyarakat.
Kondisi ini muncul ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan, sehingga menimbulkan sensasi terbakar di dada atau dikenal sebagai heartburn.
Selain menyebabkan rasa tidak nyaman, GERD yang tidak ditangani dengan baik berisiko menimbulkan komplikasi serius, seperti peradangan kerongkongan dan gangguan pencernaan.
Gejala utama GERD umumnya berupa rasa panas di dada yang muncul setelah makan, terutama usai mengonsumsi makanan berlemak, pedas, atau minuman berkafein.
Penderita juga kerap merasakan sensasi asam atau pahit di mulut, kesulitan menelan, serta batuk kronis atau suara menjadi serak.
Pada beberapa kasus, GERD disertai nyeri di perut bagian atas yang memburuk saat berbaring atau pada malam hari.
Baca Juga: Anak Autis Sulit Tidur? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Deteksi dini GERD sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Dokter biasanya menegakkan diagnosis berdasarkan keluhan, riwayat kesehatan pasien, serta pemeriksaan penunjang seperti endoskopi bila diperlukan.
Penanganan GERD dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup, antara lain makan dalam porsi kecil, menghindari makanan pemicu, menjaga berat badan ideal, serta tidak langsung berbaring setelah makan.
Meski dapat dikendalikan dengan pengobatan dan penyesuaian pola hidup, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejala GERD.
Penanganan sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.
Dengan memahami ciri-ciri GERD, diharapkan setiap orang dapat mengambil langkah pencegahan dan pengobatan yang tepat.
Laporan: Novi Karyanti/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










