Catat! PIN Polio Tahap Kedua Dimulai 23 Juli 2024, Berikut Jadwal dan Lokasinya

AKURAT.CO Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahap kedua akan dilaksanakan pada 23 Juli 2024, menjangkau 27 provinsi di Indonesia.
Ini merupakan langkah penting setelah PIN Polio tahap pertama yang berlangsung pada 27 Mei 2024 di lima provinsi.
“PIN Polio tahap kedua akan dilaksanakan secara massal di 27 provinsi untuk mencapai kekebalan kelompok dan mencegah penyebaran virus polio,” jelas Dr. Yudi Pramono, Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dikutip Selasa (23/7/2024).
Baca Juga: DPR: Penentuan BBM Bersubsidi Tak Bisa Grasah-Grusuh
Berikut adalah provinsi yang akan terlibat dalam PIN Polio tahap kedua:
- Sumatera Barat
- Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Bengkulu
- Lampung
- Kepulauan Bangka Belitung
- Kepulauan Riau
- DKI Jakarta
- DI Yogyakarta (kecuali Kabupaten Sleman)
- Banten
- Bali
- NTB
- NTT
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Selatan
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Gorontalo
- Sulawesi Barat
- Maluku
- Maluku Utara
Sasaran dan Tujuan Vaksinasi
PIN Polio tahap kedua menyasar anak usia 0 hingga 7 tahun, tanpa memandang status imunisasi sebelumnya.
Vaksin yang diberikan terdiri dari vaksin tetes dan suntik, dengan sasaran 16.420.460 anak di seluruh provinsi tersebut, dan target keberhasilan minimal 95 persen dalam dua putaran.
Baca Juga: Catat! Ini 10 Provinsi dengan Angka Pernikahan Tertinggi 2023
Putaran pertama akan dimulai pada 23 Juli 2024, dan putaran kedua dilakukan dua minggu setelahnya.
Prima Yosephine, Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan, menjelaskan bahwa vaksin tetes dipilih untuk memberikan kekebalan di usus dan mencegah perkembangan virus polio.
Vaksin suntik membentuk kekebalan melalui darah, tetapi tidak efektif untuk menghambat virus di saluran pencernaan.
Baca Juga: Lionel Messi Absen di Pertandingan MLS All-Star, Apa Penyebabnya?
Pentingnya Vaksinasi untuk Mencegah Polio
Dr. Stephen Chacko dari WHO menyatakan bahwa polio menular melalui mulut dan pencernaan, sering kali akibat kontak dengan kotoran yang mengandung virus.
“Penting untuk melindungi anak-anak dengan vaksin yang adekuat untuk mencegah penyebaran penyakit ini,” ujar Stephen.
Program PIN Polio ini bertujuan untuk melindungi anak-anak dan mencegah kasus polio yang dapat menular kapan saja melalui makanan dan air.
Baca Juga: Kabar Baik dari Netanyahu! Kesepakatan Pembebasan Sandera Gaza Hampir Terwujud
Vaksinasi merupakan langkah krusial dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit polio.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa 2026/27: Skor, H2H, Susunan Pemain
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana








