Akurat Logo

Kabar Baik dari Netanyahu! Kesepakatan Pembebasan Sandera Gaza Hampir Terwujud

Sulthony Hasanuddin | 23 Juli 2024, 15:34 WIB
Kabar Baik dari Netanyahu! Kesepakatan Pembebasan Sandera Gaza Hampir Terwujud

AKURAT.CO Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan kepada keluarga sandera yang ditahan di Gaza bahwa kesepakatan untuk pembebasan mereka semakin dekat.

Upaya mediasi dari Mesir dan Qatar telah meningkat, memberikan harapan baru bagi keluarga sandera.

"Keadaannya sudah matang. Ini adalah tanda yang baik," ujar Netanyahu kepada keluarga sandera pada awal pekan ini di Washington.

Baca Juga: Lionel Messi Absen di Pertandingan MLS All-Star, Apa Penyebabnya?

Netanyahu dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS, Joe Biden, akhir pekan ini setelah memberikan pidato di Kongres.

Upaya untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza, yang dijabarkan oleh Biden pada bulan Mei dan dimediasi oleh Mesir dan Qatar, telah mendapatkan momentum selama sebulan terakhir.

Pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri AS, Anthony Blinken, mengatakan bahwa para negosiator semakin dekat dengan tujuan.

Ruby Chen, ayah dari Itai Chen, seorang tentara dengan kewarganegaraan ganda AS-Israel yang tubuhnya ditahan di Gaza, merupakan salah satu anggota keluarga yang bertemu dengan Netanyahu.

"Dia memang mengatakan bahwa kondisinya sudah matang, tetapi saya menerima itu dengan sedikit keraguan," kata Chen kepada Radio Tentara Israel, dikutip Selasa (23/7/2024).

Baca Juga: Polisi RI-Australia Ungkap Kasus Perdagangan Orang di Sydney, 50 WNI jadi PSK

Chen berharap Biden, yang mengundurkan diri dari pencalonan kembali dan mendukung Wakil Presiden Kamala Harris sebagai kandidat Demokrat dalam pemilihan November, akan memberikan lebih banyak tekanan pada Netanyahu untuk mengamankan kesepakatan tersebut.

Kelompok militan Islamis Hamas menyerbu Israel pada 7 Oktober, menewaskan 1.200 orang dan mengambil sekitar 250 sandera, menurut catatan Israel.

Hamas dan militan lainnya masih menahan 120 sandera, sekitar sepertiganya telah dinyatakan meninggal secara in absentia oleh otoritas Israel.

Baca Juga: Gandeng JKT48, Japota Kenalkan Varian Nipis Pedas

Jumlah korban tewas di pihak Palestina dalam serangan balasan Israel sejak saat itu telah mencapai lebih dari 39.000, menurut otoritas kesehatan Gaza di wilayah yang dikelola Hamas.

Lebih dari 105 sandera dibebaskan dalam gencatan senjata selama seminggu pada bulan November, dengan imbalan 240 tahanan Palestina.

Baca Juga: Almarhum Jefri Al Buchori, Sosok Ustaz yang Taubat dari Pergaulan Bebas

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.