Kabar Baik dari Netanyahu! Kesepakatan Pembebasan Sandera Gaza Hampir Terwujud

AKURAT.CO Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan kepada keluarga sandera yang ditahan di Gaza bahwa kesepakatan untuk pembebasan mereka semakin dekat.
Upaya mediasi dari Mesir dan Qatar telah meningkat, memberikan harapan baru bagi keluarga sandera.
"Keadaannya sudah matang. Ini adalah tanda yang baik," ujar Netanyahu kepada keluarga sandera pada awal pekan ini di Washington.
Baca Juga: Lionel Messi Absen di Pertandingan MLS All-Star, Apa Penyebabnya?
Netanyahu dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS, Joe Biden, akhir pekan ini setelah memberikan pidato di Kongres.
Upaya untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza, yang dijabarkan oleh Biden pada bulan Mei dan dimediasi oleh Mesir dan Qatar, telah mendapatkan momentum selama sebulan terakhir.
Pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri AS, Anthony Blinken, mengatakan bahwa para negosiator semakin dekat dengan tujuan.
Ruby Chen, ayah dari Itai Chen, seorang tentara dengan kewarganegaraan ganda AS-Israel yang tubuhnya ditahan di Gaza, merupakan salah satu anggota keluarga yang bertemu dengan Netanyahu.
"Dia memang mengatakan bahwa kondisinya sudah matang, tetapi saya menerima itu dengan sedikit keraguan," kata Chen kepada Radio Tentara Israel, dikutip Selasa (23/7/2024).
Baca Juga: Polisi RI-Australia Ungkap Kasus Perdagangan Orang di Sydney, 50 WNI jadi PSK
Chen berharap Biden, yang mengundurkan diri dari pencalonan kembali dan mendukung Wakil Presiden Kamala Harris sebagai kandidat Demokrat dalam pemilihan November, akan memberikan lebih banyak tekanan pada Netanyahu untuk mengamankan kesepakatan tersebut.
Kelompok militan Islamis Hamas menyerbu Israel pada 7 Oktober, menewaskan 1.200 orang dan mengambil sekitar 250 sandera, menurut catatan Israel.
Hamas dan militan lainnya masih menahan 120 sandera, sekitar sepertiganya telah dinyatakan meninggal secara in absentia oleh otoritas Israel.
Baca Juga: Gandeng JKT48, Japota Kenalkan Varian Nipis Pedas
Jumlah korban tewas di pihak Palestina dalam serangan balasan Israel sejak saat itu telah mencapai lebih dari 39.000, menurut otoritas kesehatan Gaza di wilayah yang dikelola Hamas.
Lebih dari 105 sandera dibebaskan dalam gencatan senjata selama seminggu pada bulan November, dengan imbalan 240 tahanan Palestina.
Baca Juga: Almarhum Jefri Al Buchori, Sosok Ustaz yang Taubat dari Pergaulan Bebas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa 2026/27: Skor, H2H, Susunan Pemain
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana








