Akurat Logo

Awas! Perilaku Seks Berisiko Menambah Kasus Cacar Monyet Di Jakarta

Ramadhan LQ | 25 Oktober 2023, 15:58 WIB
Awas! Perilaku Seks Berisiko Menambah Kasus Cacar Monyet Di Jakarta

AKURAT.CO Kasus cacar monyet atau monkeypox di DKI Jakarta bertambah menjadi delapan kasus.

Tujuh pasien di antaranya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan satu orang sudah dinyatakan sembuh. Pasien cacar monyet semuanya adalah laki-laki yang berusia masa produktif. 

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Maxi Rein Rondonuwu  mengatakan, 6 pasien cacar monyet ini merupakan Orang Dengan HIV (ODHIV) dan memiliki orientasi biseksual. 
 
"Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa pasien monkeypox di anatarnya merupakan orang dengan HIV (ODHIV) dan memiliki orientasi bisexual," kata Maxi. 

 
Maxi juga mengungkap bahwa perilaku seks beresiko menjadi faktor yang mempengaruhi penularan yang terjadi dari manusia ke manusia lainnya akibat kontak langsung dengan cairan tubuh atau lesi kulit orang yang terinfeksi monkeypox.
 
Gejala yang dirasakan oleh pasien monkeypox adalah munculnya lesi dan ruam kemerahan diikuti dengan demam, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri tenggorokan, myalgia, ruam hingga kesulitan dalam menelan.
 
Menurut keterangan Maxi pihak Kemenkes berupaya untuk merawat pasien hingga luka akibat monkeypox ini kering. Selain itu Kemenkes juga memonitor orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien. 
 
"Untuk Kondisinya, semua baik dan stabil. Kita dipantau secara ketat dan secara terus menerus. Saat ini kita sedangg memonitor pihak-pihak yang melakukan kontak erat dengan pasien," terang Maxi.
 
 
Staf Teknis Komunikasi Transformasi Kesehatan Kemenkes Ngabila Salama menuturkan bahwa selain 8 kasus yang ada, masih ada sembilan orang suspect kasus monkeypox.
 
"Ada kecurigaan juga ada fenomena gunung es, yang artinya mungkin sudah banyak terjadi di masyarakat kasusnya, tetapi belum terdiagnosis, akan kami terus mengencangkan surveillance," ujar Ngabila.
 
Akibat bertambahnya kasus monkeypox,  Kemenkes akan melakukan vaksinasi monkeypox, terutama pada kelompok yang paling beresiko. Kriteria vaksinasi monkeypox adalah laki-laki yang dalam 2 minggu terakhir melakukan hubungan seksual beresiko dengan sesama jenis.[]
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.