Akurat Logo

Kenali Gejala Flu Singapura, Salah Satu Penyakit Menular

Eko Krisyanto | 25 September 2023, 14:12 WIB
Kenali Gejala Flu Singapura, Salah Satu Penyakit Menular

 

AKURAT.CO Semenjak munculnya Covid-19, virus menjadi salah satu hal yang paling ditakutkan oleh manusia. Hal ini karena virus dapat menularkan sesama manusia.

Namun, apakah kamu tahu jika tidak hanya virus Covid-19 saja yang berbahaya?

Ternyata ada penyakit lain yang bisa menularkan yakni flu Singapura.

Baca Juga: Gejala Virus Nipah Dan Cara Mencegah Penularannya

Flu Singapura

Flu Singapura adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan adanya infeksi menular. Penyakit ini bisa disebut juga dengan penyakit tangan, kaki dan mulut (HFMD).

Seringkali flu Singapura terjadi pada anak-anak bahkan balita. Meski begitu, orang dewasa pun bisa terkena flu ini.

Gejala yang timbul akibat flu Singapura adalah lepuhan atau luka pada mulut, serta ruam di tangan dan kaki.

Tidak hanya itu, terkadang luka dapat muncul di area siku tangan, bokong, lutut dan lipat paha.

Biasanya timbul secara ringan sehingga akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari.

Meski begitu, flu Singapura belum ada obat atau vaksin yang dapat mengatasinya.

Apabila anak mengidap penyakit ini wajib mendapatkan perawatan di rumah supaya cepat untuk pulih kembali.

Baca Juga: 5 Fakta Virus Nipah, Dapat Menular Lewat Makanan Yang Terkontaminasi

Penyebab Flu Singapura

Secara umum, flu Singapura disebabkan oleh strain coxsackievirus atau biasa dikenal dan enterovirus. Virus ini dapat menyebar dengan mudah.

Biasanya melalui jaringan di mulut dan masuk ke dalam sistem pencernaan. Kemudian, penyakit ini menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah.

Penularan flu Singapura dapat terjadi selama beberapa hari pertama, sebelum muncul ruam.

Adapun cara flu Singapura menyebarkan virus ke orang lain, misalnya:

- Melalui cairan dari hidung akibat bersin.

- Air liur saat batuk.

- Cairan dari luka yang melepuh.

- Permukaan benda yang sudah terkena kotoran pengidap.

Lepuhan akan mengering dalam waktu sekitar 10 hari. Ketika kering, virus tidak lagi menyebar melainkan hidup di dalam tinja sampai ruam menghilang.

Faktor Flu Singapura

Salah satu faktor yang umum terjadi adalah usia. Flu ini seringkali menyerang anak-anak di bawah usia 10 tahun.

Namun, anak-anak biasanya mengembangkan kekebalan diri terhadap penyakit ini ketika bertambahnya usia.

Meski begitu, flu Singapura kemungkinan juga terjadi pada orang dewasa dan remaja.

Beberapa faktor seseorang terkena flu Singapura sebagai berikut:

- Tidak menjaga kebersihan diri.

Hal inilah yang memberikan peluang virus untuk menginfeksi tubuh.

- Banyak aktivitas di tempat umum. 

Virus akan menyerang apabila kamu berada di ruang terbuka bersama orang lain.

Gejala Flu Singapura

Berikut adalah gejala yang timbul akibat flu Singapura.

- Mengalami demam tinggi.

- Sakit tenggorokan.

- Berkurangnya nafsu makan.

- Muncul berbagai luka seperti lepuhan di lidah, gusi dan bagian dalam pipi.

- Ruam merah.

- Apabila terjadi pada bayi dan balita akan mudah rewel.

- Sakit perut.

Masa inkubasi flu Singapura terjadi tiga hingga enam hari. Satu atau dua hari setelah demam, akan ada luka di bagian depan mulut atau tenggorokan.

Kemudian, ruam muncul di bagian tangan dan kaki.

Pengobatan Flu Singapura

Secara umum, flu Singapura bisa sembuh sekitar satu minggu tanpa perawatan di rumah sakit.

 Oleh karena itu, penanganan yang dapat dilakukan di rumah, yaitu:

- Pemberian obat pereda demam pada pengidap.

- Beristirahat dengan cukup.

- Disarankan untuk banyak minum dingin supaya mengurangi rasa sakit pada tenggorokan.

- Hindari makanan dan minuman yang asam maupun pedas. Hal ini bisa membuat luka di mulut menjadi perih.

Pencegahan Flu Singapura

Pencegahan dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penyebaran flu Singapura. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, misalnya:

- Melakukan isolasi mandiri hingga sembuh.

- Rutin membersihkan area yang terkena virus.

- Rutin mencuci tangan dengan sabun.

- Dilarang mencium anak yang mengidap flu Singapura.

- Hindari peralatan atau barang milik pengidap.

Nah, itulah penjelasan mengenai flu Singapura. Meskipun jarang terjadi, kamu tetap harus mengetahui bahwa virusnya bisa menyebar ke sesama manusia. (Tasya Nurhaliza Putri)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK